Hati Berkata

by - January 06, 2018

Kali ini aku mau ngoceh alias curhar aja deh ya. Lagi nggak pengen mikir yang berat-benar karna hidupku sudah berat seberat badanku #halah. Sebenarnya ini kisah lama. Tapi, akhir-akhir ini aku sedikit merasa terganggu. Nggak sedikit juga sih. Perasaan itu timbul tenggelem. Aku sudah berusaha untuk memendam dan berdamai. Tapi, apalah daya hati manusia yang kadang juga bisa kolaps.

Kalian pernah nggak sih punya temen yang actually dia baik sama kalian. Secara personal kalian berdua juga nggak ada masalah apa-apa, panggil saja dia si A. Tapi, kamu tau sesuatu yang dia lakukan dengan orang yang sangat amat kamu pedulikan. Panggil saja orang yang kamu pedulikan itu si Z. Mereka melakukan sesuatu yang membuatmu sakit hati di masa lalu. Dan sayangnya, kamu telat mengetahuinya. Dan tidak ada kesempatan untuk bertanya. Pertanyaan itu hanya akan bergantung dilangit. Entah sampai kapan ia bergantung tanpa jawaban. Setiap kali kamu melihat si A, perasaan menganggu itu muncul. “Tak apa, itu hanya masa lalu. Lupakan saja” batinku menekan semua perasaan itu. Sayangnya tidak setiap waktu aku berhasil menekannya dalam-dalam. Terkadang, masih ada sisa yang nampak dipermukaan. Dan apa yang bisa aku lakukan dengan yang nampak itu?

Disatu sisi aku merasa dibohongi dan memilih untuk tidak tahu. Tapi, disisi lain aku merasa bersyukur ada yang memberitahu aku. Setidaknya aku tahu akan kenyataan yang sebenarnya. Yang membuatku gelisah adalah apa yang harus aku lakukan? Sepertinya aku tidak bisa terus menerus berlagak tidak tahu apa-apa. Memendamnya sendiri membuatku bertanya tanya banyak hal. Seperti benarkah itu? Sejak kapan? Bagaimana bisa? Apakah aku benar-benar tertipu dengan cover seseorang? Apa semua ucapak itu palsu belaka?

Dan pada akhirnya aku akan memutuskan untuk menggantung semua pertanyaan itu. Hingga waktunya tiba untuk melepasnya atau mengambilnya dan melontarkan itu semua.


You May Also Like

0 comments