Pahlawan Super yang Ternyata Ada di Rumah

by - March 05, 2022

Dulu sewaktu kecil, saya selalu mengidentikkan pahlawan dengan mereka yang mempunyai kekuatan super. Seperti Saras 008, kalau ada yang masih ingat hehe. Beranjak remaja, arti pahlawan pun turut berubah di mata saya. 


Bagi saya saat itu, definisi pahlawan adalah mereka yang mampu menolong orang banyak, seperti dokter, guru, dan banyak profesi keren lainnya. Maklum, saat itu hanya sebatas profesi yang membanggakan karena dapat membantu orang lainlah yang sering dianggap sebagai pahlawan.



Dokter yang membantu pasien sakit untuk pulih. Guru yang membantu muridnya belajar agar tumbuh menjadi anak yang cerdas. Atau, polisi yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semakin banyak orang yang ditolong, maka di mata saya akan terlihat keren bak pahlawan.


Tetapi, semakin dewasa, setelah saya memahami lika-liku kehidupan, arti pahlawan bagi saya pun mulai berubah lagi. Kini, definisi pahlawan di mata saya adalah mereka yang selalu mampu berusaha memberikan yang terbaik untuk orang lain tanpa memandang profesi atau jumlah orang yang ditolong. Terutama pada keluarga. Tak perlu jauh-jauh mencari sosok pahlawan, ternyata sosok pahlawan yang sebenarnya justru ada di rumah.


Ibu, sosok pahlawan yang sebenarnya



Bagi saya, ibu adalah sosok pahlawan yang sebenarnya. Saras 008 jelas kalah telak. Yang ibu lakukan untuk anak-anaknya adalah sebuah hal yang luar biasa. Yang baru saya sadari setelah beranjak dewasa, ternyata menjadi seorang ibu itu bukanlah hal yang mudah. Saya bahkan nggak bisa membayangkan, apakah saya mampu melakukan hal yang sama kelak? 


Setelah saya menginjak usia 25 tahun, saya mulai memahami bagaimana berjasanya seorang ibu dalam sebuah keluarga. Bukan hanya sekadar melakukan rutinitas sebagai kewajiban, seorang ibu melibatkan perasaannya dalam setiap hal. Memasak, beberes, merawat anak sakit, hingga (terkadang) turut serta mencari nafkah. Semua ia lakukan supaya keluarganya selalu merasa aman dan nyaman.



Bagi saya, ibu adalah sosok pahlawan yang tak pernah lelah berjuang untuk keluarga. Ibu nggak pernah meminta anak-anaknya untuk membalas jasanya ataupun menuntut hal-hal yang besar. Semakin ke sini saya semakin paham, kalau ibu hanya ingi ditemani. Tidak lebih.


Kado untuk pahlawan



Sebagai seorang anak, terkadang saya berpikir kalau saya nggak akan mampu membalas jasa atau memberikan kado untuk pahlawan keluarga saya. Saya teringat untuk menuliskan kisah pahlawan saya di blog ini supaya kelak, saya dapat selalu mengingat jasa pahlawan saya. Begitu pula dengan anak saya, ia akan memahami bagaimana perasaan saya kepada ibu melalui tulisan ini. 


Karena saya paham, saya bukan tipikal anak yang mudah mengungkapkan perasaan saya kepada orang lain, bahkan kepada ibu. Ah, kalau saya berbicara dari hati ke hati kepada ibu, bawaannya mau nangis mulu. Mau ngomong makasih aja rasanya nggak kuat. Yang ada malah mewek duluan belum sempet ngomong. 


Sebagai anak, rasanya saya masih belum bisa memberikan apa pun kepada ibu. Belum bisa benar-benar membahagiakan ibu.


Melalui tulisan ini saya mau bilang makasih dan maaf. Terima kasih untuk ibu yang sudah rela berjuang untuk merawat dan mendidik saya hingga saat ini. Untuk ibu, sosok pahlawan yang super sabar dan nggak pernah menyerah dalam keadaan apa pun. Maaf banget, kalau saya belum bisa menjadi anak yang baik dan belum bisa membahagiakan ibu.  


Sebagai anak yang nggak bisa mengungkapkan perasaan, media menulis ini jadi salah satu cara yang efektif buat saya. Saya bisa menuliskan apa pun yang ingin saya sampaikan kepada ibu tanpa kacau karena menangis hehe. 


Teman-teman ada yang susah mengungkapkan perasaan kayak saya juga nggak nih? Bikin tulisan kayak saya juga aja yuk. Pas banget Super App sedang membuat Kontes Blog Super Bercerita #KadoUntukPahlawan yang akan diadakan pada periode April - Juni 2022 nanti.


Seperti sebelumnya, Super percaya bahwa kompetisi menulis seperti Kontes Blog Super Bercerita bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk terus berkarya. Lewat tulisan, anak-anak muda diharapkan bisa menuangkan ide, gagasan, dan inisiatif yang bisa memberi manfaat bagi sekitarnya. Psstt, kontes blog ini akan memberikan 'kado' untuk tulisan terbaik lho.


Nah, daripada bingung gimana mengungkapkan perasaan ke pahlawan kita, mending teman-teman tulis aja sebagai #KadoUntukPahlawan 


You May Also Like

16 comments

  1. mba Dea samaan kayak aku, aku juga bukan anak yang gampang cerita ke ortu, ke ibu aja juga bisa dibilang juarang
    baidewei, saras 008 nya kabarnya gimana yak :d, aku inget betul serial ini, zaman dulu viral banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe kita sama mbak Ainun. tapi aku sekarang lagi berusaha buat open sih 😁
      haha nggak tahu juga ya, tapi kemaren iseng liat di youtube ada yang ngesahe tayangan lama

      Delete
    2. aha aku juga berusaha mbak, ya meskipun ga semua hal ada yang bisa diceritain juga wekekekek

      Delete
  2. Setuju! Ibu memang pahlawan paling super. Meski ga deket sama Ibu tapi respek banget sama beliau karena selalu berusaha ngasih yang terbaik buat anak-anaknya.

    ReplyDelete
  3. hahai Saras 008... kayanya seangkatan kita hehehe
    Setuju sekali menjadikan sosok ibu sebagai pahlawan super.
    Alhamdulillah deket dengan ibu, sekarang pun rumah hanya beda kecamatan, jadi masih bisa sering mengunjunginya. So blessed

    ReplyDelete
  4. Tak bisa dibantah ibu memang sosok pahlawan yang sebenarnya. Kasih ibu sepanjang usianya..

    ReplyDelete
  5. Setuju mba sosok ibu memang lebih sakti dan lebih super dari Saras 008! Hehehe... Iya mba, harus terus semangat untuk terus membahagiakan orangtua^^

    ReplyDelete
  6. Wah kita seangkatan nih kayaknya Mbak. Hehehe aku jiga dulu suka nonton saras 008 hehehhe.

    Benar banget ibu itu pahlawan sesungguhnya. Sosok yang tak dapat terganti.

    Semangat ya Mbak untuk membahagiakan ibunya.

    ReplyDelete
  7. Saya sangat setuju, ibu adalah sesosok pahlawan bagi kita. Perannya begitu besar bagi seluruh anggota keluarga.

    ReplyDelete
  8. Ya Allah saras 008, jadi inget banget hangatnya kekeluargaan di tahun itu. Nonton saras bareng sekeluarga. Ibu memang dimana-mana sosok pahlawan tak terbantahkan

    ReplyDelete
  9. Kedua orang tua memang pahlawan yang sebenarnya, semoga kelak dapat membanggakan mereka berdua, aamiin...

    ReplyDelete
  10. Setuju, kadang kita lupa kalau ternyata pahlawan ada di rumah kita. Lebih lebih pahlawan super. Terimakasih untuk tulisannya kak

    ReplyDelete
  11. Dear emak ku tersayang, maafkan anakmu, yang belum bisa membahagiakannmu, dan terima kasih atas support materi dan doamu, aku padamu

    ReplyDelete
  12. Inget Saras 008 inget film jadul jaman dulu..

    ReplyDelete
  13. Jadi ingat ibu di kampung. Sejak beliau pindah (pulang kampung dan menetap disana) kami jadi agak jarang bertemu apalagi pandemi seperti ini.

    ReplyDelete
  14. Akupun sama mbaa. Bukan tipe yg gampang cerita ke mama Krn hubungan kami dulu agak kaku. Tapi setelah jauh dan tinggal beda pulau, jadi membaik sih, walopun lebih bagus ttp jauh drpd Deket 😅.

    Cuma much better aja hubungan kami berdua skr ini. Palingan aku nyenengin ya, dengan hubungin beliau , trus kalo ada yg mama mau, biasanya aku cariin langsung dan KSH sebagai kejutan 😄.

    Apalagi skr ini udah 4 THN ga ketemu Krn pandemi. Jadi cuma bisa online dan memastikan apa yg mama mau bisa aku penuhin.

    ReplyDelete