Travel

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Blogger Perempuan
Intellifluence Trusted Blogger

Banner Bloggercrony

Mata Bengkak? Kenali Penyebab, Cara Mengatasinya, dan Kapan Harus ke Dokter

Post a Comment

Mata Bengkak Kenali Penyebab, Cara Mengatasinya, dan Kapan Harus ke Dokter
Tahukah kamu, kalau tidak semua mata bengkak disebabkan oleh kurang tidur? Dalam beberapa kasus, terjadinya pembengkakan pada kelopak mata dapat menjadi tanda adanya alergi, infeksi, atau gangguan pada kelenjar mata.

Meskipun sebagian besar kondisi ini tidak berbahaya, namun beberapa di antaranya memerlukan penanganan medis supaya tidak memengaruhi kesehatan mata. 

Lantas, apa saja penyebab mata bengkak dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Mata Bengkak?

Apa Itu Mata Bengkak
Mata bengkak merupakan kondisi ketika jaringan di sekitar mata mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan atau proses peradangan. 
Pembengkakan bisa terjadi pada satu mata maupun kedua mata. Hal ini tergantung pada penyebabnya.

Gejala yang menyertai mata bengkak dapat berupa:
  • Kelopak mata tampak membesar.
  • Mata terasa berat.
  • Kemerahan.
  • Gatal.
  • Nyeri saat disentuh.
  • Mata berair.
  • Sulit membuka mata saat bangun tidur.

Penyebab Mata Bengkak

Dalam keseharian, ada beberapa penyebab mata bengkak. Berikut penyebab mata bengkak yang paling umum.

1. Kurang Tidur

penyebab mata bengkak kurang tidur
Kurang tidur menyebabkan penumpukan cairan di sekitar mata sehingga kelopak mata tampak lebih bengkak, terutama saat bangun pagi. 

Namun tidak perlu khawatir. Karena biasanya kondisi ini akan membaik setelah tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.

2. Alergi

Reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu hewan, kosmetik, atau lensa kontak juga dapat menjadi penyebab mata bengkak, gatal, merah, dan berair. 

Hal ini dikarenakan alergi membuat tubuh melepaskan histamin yang memicu pembengkakan pada jaringan mata.

3. Bintitan (Hordeolum)

Bintitan atau hordeolum merupakan infeksi bakteri yang menyerang kelenjar minyak di kelopak mata. Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya benjolan kecil yang menyerupai jerawat di tepi kelopak mata.

Selain benjolan, penderita juga dapat mengalami nyeri, kemerahan, serta pembengkakan pada kelopak mata. Meskipun umumnya dapat sembuh dengan perawatan yang tepat, bintitan sebaiknya tidak dipencet karena dapat memperburuk infeksi atau menyebabkan penyebaran bakteri.

4. Kalazion

Kalazion merupakan penyumbatan pada kelenjar minyak kelopak mata. Berbeda dengan bintitan, kalazion biasanya tidak terasa nyeri tetapi menyebabkan benjolan yang cukup mengganggu.

5. Infeksi Mata (Konjungtivitis)

Infeksi Mata (Konjungtivitis)
Konjungtivitis atau mata merah adalah peradangan pada selaput bening mata yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. 

Selain menyebabkan mata bengkak, kondisi ini umumnya disertai mata merah, berair, keluar kotoran mata, dan sensasi mengganjal. Penanganannya perlu disesuaikan dengan penyebabnya agar lebih efektif.

6. Selulitis Orbital

Ini merupakan infeksi serius yang menyerang jaringan di sekitar mata. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera karena dapat memengaruhi penglihatan bahkan menyebar ke jaringan lain.

Gejalanya antara lain:
  • Bengkak hebat.
  • Nyeri.
  • Demam.
  • Mata sulit digerakkan.
  • Penglihatan kabur.

7. Menangis Terlalu Lama

Menangis dalam waktu yang lama dapat meningkatkan aliran darah dan penumpukan cairan di sekitar mata. Akibatnya, kelopak mata menjadi sembap dan terlihat bengkak. 

Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan membaik dengan sendirinya setelah beberapa saat.

8. Penumpukan Cairan

Konsumsi makanan tinggi garam, perubahan hormon, atau posisi tidur tertentu dapat menyebabkan retensi cairan sehingga area mata tampak lebih bengkak.

Cara Mengatasi Mata Bengkak

Cara Mengatasi Mata Bengkak
Penanganan mata bengkak bergantung pada penyebabnya. Namun, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan keluhan ringan.

Kompres Dingin: Tempelkan kain bersih yang telah dibasahi air dingin selama sekitar 10-15 menit. Cara ini membantu mengurangi pembengkakan dan memberikan rasa nyaman.

Istirahat yang Cukup: Tidur selama 7-9 jam setiap malam membantu mengurangi pembengkakan akibat kelelahan.

Hindari Mengucek Mata: Mengucek mata justru dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko infeksi.

Gunakan Obat Sesuai Penyebab: Penggunaan obat harus disesuaikan dengan penyebab mata bengkak. 

Dokter dapat memberikan:
  • Tetes mata antibiotik untuk infeksi bakteri.
  • Obat antialergi bila disebabkan alergi.
  • Obat antiinflamasi pada kondisi tertentu.
Jangan menggunakan obat tetes mata tanpa petunjuk tenaga medis, terutama bila penyebabnya belum diketahui.

Jaga Kebersihan Mata: Pastikan tangan selalu bersih sebelum menyentuh area mata. Hindari berbagi handuk atau kosmetik mata dengan orang lain untuk mencegah penularan infeksi.

Kapan Mata Bengkak Harus Diperiksa Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan apabila mata bengkak disertai kondisi berikut:
  • Nyeri hebat.
  • Penglihatan kabur atau menurun.
  • Sulit menggerakkan bola mata.
  • Keluar nanah.
  • Demam.
  • Bengkak tidak membaik dalam 2–3 hari.
  • Terjadi setelah cedera pada mata.
Pemeriksaan sejak dini membantu dokter menentukan penyebab dan memberikan terapi yang tepat sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan.

Konsultasikan Mata Bengkak ke Dokter Mata

Konsultasikan Mata Bengkak ke Dokter Mata
Jika mata bengkak tidak kunjung membaik atau muncul disertai gejala yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.

Sebagai salah satu rumah sakit dengan layanan kesehatan mata yang lengkap, RS EMC menyediakan fasilitas pemeriksaan dan penanganan berbagai gangguan mata, mulai dari infeksi, alergi, hingga tindakan medis yang diperlukan.

Konsultasi dengan dokter spesialis mata dapat membantu memastikan diagnosis serta menentukan pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi.

Bila sedang mencari dokter mata terdekat, layanan dokter spesialis mata di RS EMC dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh dan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Mata bengkak dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari kelelahan, alergi, bintitan, hingga infeksi yang memerlukan penanganan medis. Sebagian besar kasus ringan dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah. 

Namun, bila pembengkakan disertai nyeri hebat, gangguan penglihatan, atau tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata.

Untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat, Anda dapat berkonsultasi di RS EMC yang menyediakan layanan kesehatan mata dengan dukungan dokter spesialis berpengalaman.
deamerina
Halo, aku Dea! Perempuan yang tinggal di Surabaya yang suka jalan-jalan, fotografi, menulis, dan baca buku. Aku suka menulis di sini sebagai sarana curhat dan berbagi. Yuk, temenan di Instagram @deamerina
Newest Older

Related Posts

Post a Comment