Travel

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Blogger Perempuan
Intellifluence Trusted Blogger

Banner Bloggercrony

Melihat Keseharian Bos Irham di Tengah Kesibukan Bisnis dan Aktivitas Sosial

Post a Comment

Melihat Keseharian Bos Irham di Tengah Kesibukan Bisnis dan Aktivitas Sosial
Media sosial saat ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Ada yang menggunakannya untuk berbagi cerita, menunjukkan aktivitas, membangun jaringan, hingga sekadar menyimpan berbagai momen yang dianggap menarik. 

Bagi Irham Qumaini atau yang dikenal sebagai Bos Irham, media sosial juga menjadi ruang untuk memperlihatkan sebagian sisi kehidupannya sebagai seorang pengusaha.

Melalui media sosial, keseharian Bos Irham dapat dilihat dari berbagai aktivitas yang ia bagikan. Tidak hanya mengenai pekerjaan dan dunia usaha, tetapi juga mengenai kegiatan sosial yang dilakukan di sela-sela kesibukannya.

Kombinasi tersebut membuat konten yang dibagikannya memiliki cerita yang cukup beragam. Di satu sisi ada aktivitas sebagai seorang pengusaha yang berkaitan dengan industri maklon kosmetik. 

Di sisi lain terdapat berbagai momen ketika ia bertemu dengan masyarakat dan berusaha memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Bagi sebagian orang, kegiatan seperti bertemu dengan pedagang kecil, pekerja harian, atau masyarakat yang membutuhkan mungkin merupakan sebuah aktivitas sederhana. 

Namun ketika momen tersebut dilihat dari dekat, selalu ada cerita yang menyertainya. Ada percakapan singkat, pertemuan yang tidak direncanakan, hingga ekspresi seseorang ketika menerima bantuan.

Momen-momen sederhana itulah yang kemudian menjadi bagian dari aktivitas Bos Irham di media sosial.

Salah satu kegiatan yang cukup sering terlihat adalah berbagi kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Penerimanya tidak terbatas pada satu kelompok tertentu. 

Ada pekerja harian, pedagang kecil, anak yatim, hingga kaum dhuafa yang menjadi bagian dari berbagai kegiatan berbagi tersebut.

Aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa keseharian seorang pengusaha tidak selalu harus dipenuhi oleh urusan pekerjaan. Di tengah rutinitas bisnis, tetap ada ruang untuk memperhatikan lingkungan sekitar dan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Hal tersebut juga memberikan warna tersendiri terhadap konten yang dibagikan melalui media sosial. Ketika aktivitas bisnis memperlihatkan sisi profesional seorang pengusaha, kegiatan sosial memperlihatkan sisi personal yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Namun sebelum dikenal melalui berbagai aktivitas tersebut, Irham Qumaini memiliki perjalanan profesional yang berkaitan erat dengan dunia farmasi dan industri kosmetik. 

Dengan latar belakang pendidikan farmasi, ia kemudian mengembangkan usaha di bidang maklon kosmetik.

Dunia maklon kosmetik sendiri berkaitan dengan berbagai kebutuhan pemilik brand yang ingin mengembangkan produk mereka. Prosesnya dapat mencakup pengembangan formula, produksi, pengemasan, hingga pendampingan bagi pelaku usaha yang ingin membangun atau mengembangkan merek kosmetik.

Artinya, keseharian Irham sebagai pengusaha juga tidak terlepas dari berbagai aktivitas yang berkaitan dengan dunia bisnis. Ada kebutuhan untuk mengembangkan usaha, berinteraksi dengan pemilik brand, serta menjalankan berbagai proses yang mendukung bisnis di industri kosmetik.

Kesibukan tersebut berjalan berdampingan dengan aktivitas sosial yang ia bagikan melalui media sosial.

Inilah salah satu hal yang membuat keseharian Bos Irham menarik untuk diperhatikan. Tidak ada pemisahan yang terlalu jauh antara sosok pengusaha dan kehidupan personal yang ia tampilkan. Keduanya justru dapat terlihat dalam satu rangkaian aktivitas yang sama.

Melalui akun TikTok @irhamqumaini, berbagai momen tersebut dibagikan kepada pengikutnya. Konten yang muncul tidak hanya berisi mengenai bisnis atau pekerjaan, tetapi juga aktivitas sehari-hari dan momen ketika ia berusaha memberikan manfaat kepada orang lain.

Media sosial kemudian menjadi semacam jendela kecil untuk melihat keseharian tersebut. Apa yang ditampilkan tentu hanya sebagian dari kehidupan yang dijalani, tetapi dari sebagian aktivitas tersebut dapat terlihat bagaimana dunia usaha dan kegiatan sosial berjalan beriringan.

Bagi Bos Irham, kegiatan berbagi juga bukan sekadar sesuatu yang dilakukan untuk kemudian dijadikan konten. Aktivitas tersebut merupakan bagian dari prinsip yang ia jalankan dalam kehidupan dan bisnisnya.

Ia memandang bahwa keberhasilan tidak hanya berkaitan dengan apa yang berhasil diperoleh seseorang. Ada hal lain yang juga penting, yaitu manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Pandangan tersebut menjadi dasar dari berbagai kegiatan berbagi yang dilakukan di tengah kesibukannya. Ketika ada kesempatan untuk membantu, ia berusaha menyempatkan diri. Bentuk bantuan yang diberikan pun dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi dan orang yang ditemui.

Hal sederhana seperti memberikan bantuan kepada seorang pedagang kecil, misalnya, bukan hanya mengenai nilai materi yang diberikan. Ada interaksi antara dua orang yang mungkin sebelumnya tidak saling mengenal. 

Ada kesempatan untuk mendengarkan cerita, menyapa, dan memberikan sedikit dukungan kepada seseorang yang sedang menjalani kehidupannya.

Begitu pula ketika bertemu dengan pekerja harian atau masyarakat lainnya. Setiap pertemuan memiliki cerita masing-masing.

Dari aktivitas tersebut, media sosial tidak hanya menjadi tempat untuk memperlihatkan pencapaian. Ia juga menjadi ruang untuk membagikan pengalaman dan momen yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Bagi pengikutnya, konten seperti ini memberikan gambaran yang berbeda mengenai kehidupan seorang pengusaha. 

Seorang pengusaha memang memiliki kesibukan dengan pekerjaan dan bisnis, tetapi kehidupan sehari-hari tetap memiliki banyak sisi lain yang tidak selalu berkaitan dengan angka, target, ataupun keuntungan.

Ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk bertemu dengan orang lain, dan ada pula kesempatan untuk berbagi.

Keseimbangan tersebut menjadi bagian dari cerita yang dibangun melalui aktivitas Bos Irham di media sosial. Dunia bisnis tetap menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya. 

Industri maklon kosmetik menjadi bidang yang ia tekuni, sementara aktivitas sosial menjadi salah satu bentuk kepedulian yang ia jalankan.

Keduanya kemudian bertemu dalam keseharian yang ia dokumentasikan.

Pesan yang muncul dari berbagai aktivitas tersebut sebenarnya cukup sederhana. Berbagi tidak harus menunggu seseorang berada dalam kondisi yang sangat berlebihan. Memberikan manfaat kepada orang lain dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang dimiliki.

Prinsip tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak semua bentuk kebaikan harus berukuran besar. Terkadang sebuah bantuan sederhana, perhatian, atau sapaan kepada seseorang dapat menjadi sesuatu yang berarti.

Dari sudut pandang tersebut, aktivitas sosial yang dilakukan Bos Irham bukan hanya mengenai pemberian bantuan. Ada nilai yang lebih luas mengenai bagaimana seseorang memandang keberhasilan dan menggunakan apa yang dimilikinya.

Perjalanan sebagai seorang pengusaha memberikan kesempatan untuk membangun bisnis dan mencapai berbagai tujuan profesional. Namun di tengah perjalanan tersebut, tetap ada kesempatan untuk melihat lingkungan sekitar dan memberikan manfaat.

Itulah yang kemudian membuat keseharian Bos Irham memiliki dua sisi yang berjalan berdampingan.

Ada sosok pengusaha yang menjalankan aktivitas di industri maklon kosmetik, berhadapan dengan kebutuhan pemilik brand dan berbagai proses pengembangan produk. 

Ada pula sosok yang menyempatkan diri bertemu masyarakat, berbagi kepada mereka yang membutuhkan, dan mendokumentasikan sebagian momen tersebut melalui media sosial.

Keduanya tidak harus dipertentangkan.

Justru dari perpaduan tersebut dapat terlihat bahwa kehidupan seorang pengusaha bukan hanya mengenai apa yang dibangun melalui perusahaan. Ada pula nilai-nilai yang dibawa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Melalui akun TikTok @irhamqumaini, sebagian perjalanan tersebut dapat diikuti oleh masyarakat. Kontennya menjadi dokumentasi mengenai berbagai aktivitas yang dilakukan, mulai dari urusan bisnis hingga kegiatan sosial.

Tentu saja, media sosial hanya memperlihatkan sebagian kecil dari keseluruhan kehidupan seseorang. Namun dari berbagai momen yang dibagikan, dapat terlihat bagaimana Irham berusaha menjalankan kesibukan profesional sekaligus tetap memberikan ruang untuk aktivitas sosial.

Pada akhirnya, keseharian Bos Irham memperlihatkan bahwa perjalanan menjadi seorang pengusaha dapat memiliki banyak sisi. Ada pekerjaan yang harus dijalankan, bisnis yang terus dikembangkan, serta berbagai tanggung jawab yang menyertainya.

Tetapi di antara semua kesibukan tersebut, masih ada ruang untuk berhenti sejenak, bertemu dengan masyarakat, dan berbagi.

Bagi Irham Qumaini, keberhasilan bukan hanya tentang apa yang berhasil diperoleh dari perjalanan bisnis. Keberhasilan juga memiliki arti ketika apa yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Prinsip sederhana tersebut kemudian menjadi bagian dari keseharian yang ia jalani dan bagikan melalui media sosial. 

Dari aktivitas bisnis hingga kegiatan sosial, semuanya menjadi bagian dari perjalanan Bos Irham sebagai seorang pengusaha sekaligus pribadi yang ingin terus memberikan manfaat di lingkungan sekitarnya.
deamerina
Halo, aku Dea! Perempuan yang tinggal di Surabaya yang suka jalan-jalan, fotografi, menulis, dan baca buku. Aku suka menulis di sini sebagai sarana curhat dan berbagi. Yuk, temenan di Instagram @deamerina
Newest Older

Related Posts

Post a Comment