Pencuri Perhatian

by - March 19, 2018



Kalian pasti tahu banget deh kalo hidup di kota besar itu nggak gampang. Bagi mereka yang memiliki modal yang cukup (skill, ijazah, atau relasi) dan peluang mungkin mudah. Tetapi, untuk mereka yang bermodalkan nawaitu doang, bukanlah hal yang mudah. Salah-salah kalo sampe mereka nggak punya tujuan, mereka bakalan menjadi pengangguran karena persaingan yang ketat. Akibat dari itu sendiri pun sangat fatal. Tingginya angka kemiskinan dan tindak kriminal menjadi hal lumrah. Ya wajar aja banyak pencurian atau kejahatan wong di kota padet gitu orang kan bingung mau kerja apa, saingannya juga berat-berat. Kalo yang nggak punya modal untuk bersaing jadinya ya jadi penjahat. Entah itu jadi penjahat kecil atau besar.

Soal pencurian kecil, aku pernah mengalaminya. Waktu itu aku sama mama lagi pergi ke mall di daerah lontar. Waktu itu karena mall baru, kita pensaran gimana sih tempatnya dan isinya ada toko apa aja. Jadi sekedar jalan-jalan aja gitu. Pas udah kelar, baliklah kita ke parkiran. Waktu itu aku bawa motor goncengan sama mama. Nah, sesampainya di parkiran kagetlah kita. Ini motor sih bener motor kita, tapi yang bikin heran adalah helmnya. Helm aku ilang coy, berganti dengan entah ini helm siapa. Padahal aku inget banget helmku itu aku cantolin di dalem jok. Jadi cetekannya itu aku masukin kedalem jok, trus helmnya diluar. Ajaib emang pencuri jaman now. Niat banget. Berartikan pilihannya kalo nggak digunting ya diiris pisau. Yang bikin aku salut adalah, ternyata si pencuri ini perhatian banget sama aku. Doi naruh helm lain sebagai pengganti helmku. Mungkin dia mikir, ini yang punya helm kasian kali aja rumahnya jauh jadi kalo nggak pake helm bisa ketilang. Haha. Setidaknya ada sedikit rasa peduli (kali aja yakan). Dan helmnya masih aku pake sampe sekarang lho hehe.

Hikmahnyaa...... bisa disimpulkan sendiri eheh.

You May Also Like

0 comments