Langit dan Kenangannya

by - May 25, 2018

psst ini rasi bintang orion. bukan pari hehe 

Aku melangkahkan kakiku menuju minimarket. Bismillah semoga berkah, ujarku dalam hati. Baru beberapa langkah dari pagar rumah, aku spontan menengadah. Langit malam ini cukup cerah. Hanya sedikit berawan disatu sisi. Aku berputar sambil terus melangkah mengamati langit malam.  Langkah kakiku terhenti saat aku mengenali sebuah rasi bintang.

Rasi bintang pari. Jelas sekali! Hingga aku tak sadar sudah berapa lama aku terhenti dan menengadah. Beberapa orang lewat memandangku heran. Sambil mengikuti arah pandanganku. Bagi mereka yang tak paham, mungkin hanya akan geleng-gelleng kepala saja dan berlalu. Perempuan  ini sedang tidak sehat, mungkin begitu pikir mereka haha. Tetapi, untuk mereka yang menyukai langit malam dengan taburan bintang karena terlalu sibuk bergumul dengan manusia lainnya, tentunya mereka akan ikut berhenti sejenak dan menemaniku menegadah.

Saat aku menatap langit, hanya satu tempat yang spontan selalu aku bayangkan. Tempat itu. Manusia itu. Entah harus menunggu berapa lama hingga aku bisa melepaskan bayangan keduanya. Seakan hati enggan utnuk berdamai dengan situasi yang ada. Takdir. Otakku berulang kali mengingatkan hatiku untuk sadar. Sudah jalannya seprti ini. insyaAllah ini akan baik. Toh banyak pelajaran yang bisa diambil. Tapi, nyatanya hati enggan untuk percaya begitu saja. Ia tetap berikukuh menyimpan perasaan itu. boleh jujur aku katakan, aku rindu Ayah.  

You May Also Like

0 comments