4W+1H Antara Aku dan Blog

by - October 31, 2021

Selamat Hari Blog Nasional! 💃🎉

Padahal saya rencananya posting tepat tanggal 27 Oktober kemarin. Ah, meski pun terlambat, tapi saya tetap ingin membuat postingan sebagai tanda kalau saya sayang sama blog ini (ceileehhh) 💕 


Saya ingin memberikan apresiasi untuk blog ini (dan siapa pun yang menciptakannya haha) karena sudah menemani saya bertumbuh dan berkembang terutama satu tahun ini. Sejujurnya saya memang banyak belajar dari kegiatan ngeblog ini 😉 


Belajar menulis/mengungkapkan perasaan, belajar berkomunikasi dengan teman blogger lainnya yang saya nggak pernah bertemu langsung dengan mereka, belajar menerima sudut pandang baru mengenai sesuatu, dan buanyaaak hal lainnya 😆 


Karena kalau menulis alasan negblog sudah sering saya tulis, kali ini saya pengen berbagi 4W+1H antara saya dan blog ini (meski nggak ada yang nanya juga sih haha) ðŸĪŠ

What: Apa sih makna blog untukmu?


Buat saya pribadi, blog ini sebagai media meluruskan benang merah di hati dan pikiran. Yang membuat saya sadar betapa saya masih perlu banyak belajar dalam segala hal. Menyikapi emosi dan mencari solusi 👀 


Menulis membuat saya lebih mengenali diri sendiri. Karena tentunya setelah menulis saya akan membaca tulisan saya, sebelum di posting dan setelah di posting. Dari situlah saya akhirnya tahu, bagaimana pikiran atau perasaan saya sewaktu membuat tulisan itu ðŸŒŧ 


Senang, kecewa, marah, tertekan, sedih, dan semua perasaan. Mungkin beberapa orang yang membacanya pun juga dapat merasakannya 🙂 


Yap. itulah istimewanya menulis di blog ini. Meski melalui tulisan, terkadang perasaan kita bisa tersampaikan. Sebagai seorang introvert yang selalu sibuk dengan pikiran sendiri, blogging menjadi kegiatan yang menenangkan untuk saya ðŸŒŧ 


Hhhh, bayangin aja nih misalnya kita lagi nggak bisa berbagi apa pun yang ada di kepala kita dengan kerabat. Gimana rasanya? Nggak enak banget kan? Nah, begitulah peran blog membantu saya dalam mengurai benang merah 😃 


Nggak jarang juga dalam proses menulis, saya juga tersadarkan akan sesuatu. Tiba-tiba menemukan jawaban. Makanya terkadang ada draft yang nggak terselesaikan karena di tengah proses menulis, saya merasa nggak seharusnya mengunggah tulisan tersebut hehe 😆 

When: Kapan waktu yang pas untuk menulis blog?

Berhubung saya orangnya moody-an, jadi nggak ada waktu yang selalu sama buat saya menulis blog hehe. Lebih seringnya sih pagi hari sebelum bekerja. Karena pikiran saya bisa lebih fokus dan masih fresh habis mandi + sarapan haha 😌 


Kadang juga saya menulis di siang hari di sela-sela pekerjaan saat tiba-tiba terpikirkan sesuatu. Kadang juga sore hari saat pekerjaan sudah selesai. Atau malam hari kalau lagi ada project kerja sama 💎 


Kalau ditanya harinya, sejujurnya saya hampir setiap hari membuka blog. Entah sekadar melihat-lihat, membaca komen, atau blog walking. Hampir setiap hari juga saya membuka Google Doc untuk membuat tulisan. Tapi, memang nggak bisa selalu langsung selesai sih hehe 😎 

Where: Di mana menulis blog yang nyaman?


Seorang teman pernah menanyakan hal ini kepada saya. Yang saya jawab,


“Ya, nggak ada tempat pasti sih. Tapi lebih seringnya di rumah. Di kamar, tempat paling nyaman di dunia haha”


Awalnya teman saya pikir, saya menulis blog selalu di cafe. Mungkin hal ini juga menjadi bayangan kebanyakan orang, kalau blogger itu selalu bekerja di cafe. Ditemani secangkir minuman, alunan musik, dan suasana yang tenang. Padahal mah nggak juga. Di mana pun asal nyaman dan mood bagus, sikat deh ahha 😆 


Selain di rumah, terkadang saya memang menulis di cafe. Tapi ini juarang banget. Cuma kalau kepepet kayak lagi suntuk di rumah atau lagi mati lampu (atau wifi lagi lemot parah huhu belakangan wifi saya sering lemot. Teman-teman ada yang mengalami juga?). Soalnya saya lagi jadi sobat mager hehe ðŸĨī


Tempat favorit saya menulis lainnya adalah di coworking space, Koridor. Hahahaha. Yap. suasananya enak banget. Tenang dan tentunya adem hehe. Jadi saya bisa lebih fokus menyelesaikan tulisan. Dijamin nggak ada suara teriakan atau nyanyian bocil yang sering bikin saya ke-distract dan jadi lari nyubit pipinya yang gemoy 😆


Tempat memang punya andil dalam menulis, tapi saya rasa yang paling utama adalah niat hehe (sambil ngingetin diri sendiri). Kalau lagi nggak mood dan nggak niat, meski tempatnya sudah nyuaman dan tuenang yang nggak bakalan bisa nulis. Malah mungkin jadinya tidur ðŸĪĢ 


Why: Kenapa pilih niche lifestyle alias gado-gado?

Karena saya suka banyak hal hehehhe. Awalnya, blog ini berisi tentang pengalaman saya traveling sebagai kenang-kenangan. Lalu, karena saya suka membaca buku saya pun menuliskan review buku di blog ini. Hal ini juga berlanjut ke review film karena saya suka nonton film ðŸŽĨ


Suatu hari saya yang nggak paham skincare, mau cobain beli serum. Sebelumnya saya browsing dulu cari-cari reviewnya sampai saya yakin untuk membeli. Sayangnya, setelah membeli, produk tersebut nggak cocok dengan kulit saya 😕 


Akhirnya saya pun menuliskan pengalaman saya tersebut. Karena menurut saya, dari sekian banyak review yang saya baca semuanya menuliskan kecocokan kulit mereka dengan produk. Jadi, mungkin pengalaman saya bisa membantu orang lain dalam memutuskan untuk menggunakan produk tersebut 😉


Intinya adalah saya ingin berbagi apa pun yang saya lakukan. Traveling, membaca buku, menonton film, pengalaman mencoba skincare, pandangan saya mengenai suatu hal, mencoba percaya diri dengan cerita fiksi yang saya buat, dan banyak hal lainnya ðŸŒŧ 


Karena saya memang suka ketak-ketik. Apalagi kalau keyboardnya enak bangeeeettt. Ah, udahlah, betah saya seharian ngetik. Meski pun cuma ngetik nama doang sampe beberapa halaman ðŸĪĢ 

How: Bagaimana perasaan menulis blog?

Suatu hari, mood saya lagi bagus banget. Alhasil, saya pun bikin cukup banyak postingan Instagram story, meski nggak sampai titik-titik juga sih haha (padahal saya nggak begitu doyan posting di instagram) 👀 


Saya tulis semua hal yang kebetulan lewat di kepala saya di Instagram story. Bener-bener tanpa berpikir akan ada orang lain yang terganggu. Karena saya berpendapat ini media sosial saya, jadi terserah saya mau upload apa dan nulis sepanjanga apa 😎


Lalu, ada seorang teman berkomentar. 


“Dea, nulis mulu. Nggak capek” saya tahu banget kalau teman saya ini niatnya bercanda. Saya pun membalasnya dengan candaan kok tenang ðŸĪĢ 


Dari situ sebenarnya saya jadi sadar kalau Instagram memang bukan media yang tepat untuk mengeluarkan pikiran saya yang panjang. That's why saya selalu senang menulis di blog karena sepanjang apa pun tulisan ini, nggak akan ada yang merasa terganggu. Karena menulis panjang memang medianya di blog, ya kan? hehe 😆


Tapi, bukan berarti di media sosial (Instagram, Twitter, dll) bukan media yang tepat untuk berpendapat. Cuma, memang saya merasa lebih nyaman menulis di bog ketimbang media sosial lainnya. Kalau teman-teman giaman? Lebih suka di media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook, atau di blog? ðŸĪ”


Jadi, kalau ditanya gimana perasaan saya menulis di blog, saya akan jawab dengan semangat dan yakin “Selalu senang!” 💃💃😍😍


Kira-kira begitulah hubungan saya dan blog ini. Saya nggak sadar kalau udah 1000 kata aja hehe. Semoga teman-teman nggak bosan membacanya. Btw, Surabaya lagi hujan dan saat ini saya membuat tulisan ini di Koridor Coworking Space. Saya suka banget mantengin jendela dari tempat ini 💕


Selamat Hari Blog Nasional!! 




You May Also Like

12 comments

  1. Blog gado-gado. Sama dengan saya. Menulis apa yang ingin ditulis, tentu saja jika berkesempatan. Btw blognya menarik. Inspiratif.

    ReplyDelete
  2. Halo, kunjungan balik ya.
    Sama, daku juga moody wkwkw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi apa semua blogger gitu ya bun? moody-an ðŸĪĢ

      Delete
  3. Sama nih kayak aku, blognya gado-gado. Mau nulis tentang per skincare an gak ngerti wkwk. Btw selamat hari Blogger Nasional ya kak! Tetep semangat ngeblognya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi, Awi!
      selamat hari blog juga yaaa buatmuuuu
      semangat terus ngeblognyaaa 😆

      Delete
  4. Selamat hari Blogger Kak Dea ðŸĨģ Semoga semakin semangat dalam menulis yaaa 💊
    Btw, sebagai tim moody, aku mau angkat tangan dulu karena relate sama Kak Dea wkwk. Karena aku moody jadi menulis bisa kapan saja tergantung kondisi mood 😂 kalau jadwalnya, belakangan ini lebih sering menulis saat pagi karena otakku lebih encer dibanding siang atau sore hariii. Kadang suka menulis saat malam, tapi belakangan ini kalau malam sudah keburu lelah 😂
    Berarti setiap postingan Kakak selalu ditulis via laptop atau komp yaa? Ada nggak yang ditulis lewat hp?
    Aku pribadi lebih suka platform blogger sebagai wadah tulis menulis karena bisa menulis panjang dan lebar tanpa khawatir bikin risih orang lain 🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. tos duluu Liiii! ✋ðŸ―
      aku juga nggak nentu sih sebenernyaaa haha
      iyaa aku selalu nulis via laptop soalnya kalo hp kurang nyaman aja sih hehe 😆
      kalo kamu gimana, Li? nulis lewat hp atau laptop?

      Delete
  5. Halo mbak.. aku jg sama nih. Blog nya "gado-gado".
    Gak ada niche khusus. Kadang nulis opini, kadang pengalaman, kadang review buku, kadang cerita karangan (cerpen dsb), kadang jg pengalaman pribadi yg pura pura dibuat jadi cerpen ahaahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya bener banget mas
      enaknya kalo nulis kita kadang bisa sembunyi di balik tulisna kita
      padal pengalaman pribadi tp bisa dikemas jadi fiksi hihi 😆

      Delete
  6. Halo mbaa, hampir sama spt aku lebih nyaman nulis di kamar. belum pernah di kafe karena laptopnya kudu dicharger :D dan kurang nyaman aja.
    Anw, blognya kecee, inspiratif. Semoga semakin bermanfaat~ :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya kamar emang tempat paling nyaman buat ngeblog 😆
      thank you sudah bacaaa~

      Delete