Travel

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Blogger Perempuan
Intellifluence Trusted Blogger

Banner Bloggercrony

LASIK, Tiket Kebebasan Melihat Dunia

8 comments
klinik mata KMU lasik surabaya
“Hidup dengan kacamata membuat saya sadar. Kalau memiliki mata yang sehat adalah sebuah kenikmatan yang nggak bisa tergantikan.”
Sebagai mantan pengguna kacamata, saya tahu betul betapa nggak nyamannya menggunakan kacamata. Apalagi kalau minusnya tebal dan pakai lensa kaca dengan frame bulat besar. Gara-gara ngikutin tren, saya pernah merasakan ini hehe. Sangat nggak nyaman, bestie😢

Menjadi perempuan berkacamata sedikit banyak mengganggu aktivitas saya. Dari kondisi wajah yang berkeringat dan berujung bikin kacamata melorot, sampai susah berenang.

Makanya waktu sekolah saya sering marah-marah kalau ada teman yang menyembunyikan kacamata saya. Atau, bahkan kalau saya lupa meletakkan kacamata. Seolah hidup saya bergantung pada kacamata.

Mata Minus Akibat Kebiasaan Buruk

klinik mata KMU lasik surabaya 2
Saya sudah pakai kacamata sejak kelas 4 SD dengan minus 3 dan silinder 1 (kalau nggak salah). Parah banget kan? Ibu saya waktu itu sampai kaget karena nggak menyangka anaknya yang masih SD bakalan pakai kacamata.

Semua ini bisa dikatakan bermula dari kebiasaan buruk membaca buku sejak kecil. Seperti kebanyakan anak kecil lainnya, kalau baca buku posisinya ya seenaknya. Dari tiduran sampai jumpalitan sudah saya coba semua.

Orang tua saya sering mengingatkan saya untuk nggak membaca sambil tiduran. Tapi, ya namanya bocah kalau diingetin mah pasti banyak nggak didengerinnya. Ye, nggak? Hihi. 

Selain baca buku sambil tiduran, saya juga sering membaca di ruang gelap. Pokoknya kalau saya lagi pengen baca, di mana pun saya pasti langsung baca buku. Nggak memedulikan kalau cahaya di ruangan tersebut nggak baik untuk kesehatan mata.

Nggak hanya itu, saya juga punya kebiasaan buruk lainnya, yaitu saya beberapa kali mencoba kacamata ayah. Maklum yak, namanya juga bocah. Sering banget kepo dengan sesuatu. Saya sering pura-pura jadi bapak-bapak dan pakai kacamata ayah kalau beliau lagi tidur hehe. πŸ˜…

Keluhan Memiliki Mata Minus

Begitu beranjak dewasa, ternyata minus saya semakin bertambah. Kacamata menjadi belahan jiwa yang penting buat saya. Lebih penting dari pacar sepertinya. Saya menjadi terbatas mengeskplor banyak hal. Padahal, dengan melihat banyak hal saya bisa belajar banyak hal pula.
“Kalau banyak orang beranggapan bahwa buku adalah jendela dunia, bagi saya kacamata adalah jendela dunia. Karena tanpanya, saya nggak bisa melihat indahnya dunia.


Udah cantik sih, tapi nggak kelihatan apa-apa

Saya ingat waktu itu saya diminta saudara untuk jadi penerima tamu di acara nikahannya. Mungkin, si mbak MUA ini berpikir saya bisa tetap melihat tanpa kacamata. Sehingga ia merias saya full makeup termasuk bagian mata dengan bulu mata yang panjang. 

Setelah selesai makeup, saya jadi nggak bisa memakai kacamata. Kalau inget momen saya mengirim pesan ke ibu rada ngenes juga ya haha.
“Ma, aku udah cantik. Tapi, aku nggak bisa lihat apa-apa.” Kata saya saat itu mengirimkan pesan pada ibu.


Snorkeling, tapi nggak bisa menikmati keindahannya

Saat kuliah saya cukup sering traveling dengan teman-teman. Waktu itu saya dan teman-teman pergi ke salah satu pantai di Malang. Saya excited banget karena ada agenda snorkeling. Waaakk, nggak sabar banget karena itu pertama kalinya buat saya! 
klinik mata KMU lasik surabaya
Begitu nyemplung, saya tertegun sedikit meratapi nasip. Karena saya nggak bisa melihat indahnya kehidupan bawah laut seperti yang di foto-foto. Semua pandangan saya kabur. Meski saya tetap senang dan berusaha menghibur diri.
“Nggak apa-apa yang penting udah nyemplung dan berenang sama ikan. Meski nggak ngerti ikan apa dan gimana bentuk pastinya. Haha.


Frustasi karena berkeringat

Kalau kedua kondisi di atas hanya saya rasakan di saat-saat tertentu, sebenarnya kondisi yang paling sering membuat saya kesal adalah saat berkeringat. Entah saat keadaan cuaca sedang panas atau saat saya berolahraga.
klinik mata kmu lasik mata surabaya
ini kacamata yang terakhir saya pakai (lensanya sudah ganti tanpa minus hehe)
Saya pernah sangat merasa frustasi setelah ganti kacamata dengan frame bulat dengan lensa kaca. Beratnya bukan main, gengs. Bikin jogging dan bersepeda makin nggak nyaman.
Sepulangnya saya kesal dan sedih memikirkan kenyamanan hidup saya terganggu karena kacamata. Bagi sebagian orang hal ini mungkin tampak berlebihan. Tetapi, bagi yang memiliki mata minus tebal pasti dapat merasakan hal yang sama.
Kalau pakai skincare juga nggak nyaman, gengs, kacamata melorot mulu. Keujanan dan pakai masker, kacamata berembun. Apa lagi ya?

Pijat terapi mata, ternyata hoax

Saking pengennya saya punya mata normal, entah sudah berapa kali saya melakukan pijat terapi mata yang katanya bisa mengurangi hingga menghilangkan minusnya. 

Setelah saya ketahui belakangan, pijat terapi mata ini hoax belaka haha. Namanya juga orang usaha. Yang nggak mungkin, dianggep mungkin aja waktu itu hehe. 

Kelainan pada mata hanya dapat dikurangi atau dihilangkan dengan penanganan medis. Dalam hal ini, mata minus dapat ditangani dengan LASIK.

Membulatkan Tekad untuk LASIK Mata

Menggunakan kacamata bulat dengan lensa yang besar menjadi klimaks dalam kehidupan saya menggunakan kacamata dengan minus 7 silinder 3. Setelahnya, saya mencari informasi mengenai operasi LASIK mata. Mulai dari harga operasi LASIK mata, prosedur operasi, hingga efek setelahnya.

Pada awalnya saya cukup takut dengan kata-kata operasi. Karena saya belum pernah melakukan operasi sebelumnya. Setelah mendapatkan berbagai informasi, saya pun membulatkan tekad dan memberanikan diri untuk melakukan operasi LASIK mata. Demi punya mata yang sehat! Sebenarnya, ada satu hal yang membuat saya takut. Melihat dokter memegang pisau. Huhu kayaknya bakalan langsung ciut sih.

Tapi, ternyata selama operasi saya nggak melihat dokter memegang pisau atau alat yang tajam. Kekhawatiran saya pun sirna. Selama operasi saya merasa semakin tenang karena prosesnya sangat cepat. Saya bahkan nggak merasakan sakit sama sekali!

Test Pre-LASIK dan Penjelasan Risiko

klinik mata kmu lasik mata surabaya
sumber: nationallasikcenter.id
Sebelum melakukan operasi LASIK mata, sebelumnya telah dilakukan test pre-LASIK. Test ini dilakukan untuk mengetahui kondisi mata sebelum dilakukan operasi LASIK

Karena setiap orang memiliki kondisi mata yang berbeda. Dalam tes ini dilakukan beberapa rangkaian. Teman-teman nggak perlu khawatir karena tes ini dilakukan sama seperti kita mengecek mata saat di toko kacamata.

Pada tahapan ini, setelah semua test pre-LASIK dilakukan, dokter akan menjelaskan kondisi mata beserta risiko setelah operasi LASIK. Seperti kemungkinan mata kering hingga berapa persen minus pada mata akan berkurang.

Saat konsultasi, dokter mengatakan kalau mata saya hanya bisa kembali normal sekitar 90%-an. Ini disebabkan saya menggunakan kacamata yang tidak sesuai sebelumnya. Jadi, teman-teman nggak perlu heran atau marah-marah kalau minus nggak bisa hilang total. Hihi. namanya juga mata sudah mengalami kelainan sebelumnya, ya nggak bisa balik normal total.

Metode LASIK

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: nationallasikcenter.id
Bagi sebagian orang, mendengarkan operasi LASIK mungkin terasa menyeramkan. Secara yang diutak-atik adalah mata. Bagian vital kita yang kalau gagal bakalan menyebabkan kita kehilangan penglihatan.

Apalagi banyak rumor yang beredar mengenai operasi LASIK mata. Sebenarnya saya pun sempat merasakan ketakutan tersebut hehe. Tapi, setelah saya merasakannya sendiri saya jadi paham dan percaya kalau operasi LASIK aman dan nyaman dilakukan. Apalagi, teknologi yang digunakan juga canggih. Termasuk yang dimiliki oleh National Lasik Center (NLC).

Ada beberapa metode yang digunakan National Lasik Center (NLC) dalam operasi LASIK mata untuk memperbaiki kelainan (refraksi) pada mata. Ada baiknya teman-teman yang akan melakukan LASIK tahu supaya lebih tenang.  

1. ReLEx SMILE (Refractive Lenticule Extraction - Small Incision Lenticule Extraction)

Prosedur:
  • Memberikan anestesi berupa tetes mata. Kemudian membentuk lenticule tipis di dalam lapisan storma kornea dengan menggunakan mesin VisuMax femtosecond laser
  • Lenticule yang telah dibuat diangkat melalui sayatan sangat kecil, yaitu 2-4mm
  • Pengambilan lenticule sehingga membuat bentuk kornea berubah dan dapat mengoreksi kelainan refraksi.

2. Femto Lasik

Prosedur:
  • Memberikan anestesi berupa tetes mata. Mesin femtosecond laser membentuk flap pada permukaan kornea
  • Pasien berpindah dari mesin femtosecond laser ke mesin excimer laser dengan menggunakan mesin yang nyaman untuk melakukan tahap selanjutnya
  • Membuka flap yang telah dibuat
  • Mengikis lapisan kornea menggunakan 'tembakan' titik demi titik selama beberapa detik untuk mengkoreksi kelainan refraksi dengan mesin excimer
  • Flap dikembalikan ke posisi semula

3. PRK (Photorefractive Keratectomy)

Prosedur:
  • Memberikan tetes alkohol untuk melepaskan epitel
  • Epitel diangkat menggunakan spatula tumpul
  • Mengkoreksi kelainan refraksi untuk menyempurnakan bentuk kornea menggunakan mesin excimer laser
  • Memasang bandage contact lens hingga epitel terbentuk kembali
klinik mata kmu lasik surabaya

Hidup Bebas tanpa Kacamata

Kalo diingat-ingat, saya masih terharu. Selama beberapa bulan setelah operasi LASIK, saya masih nggak percaya bisa bebas melihat tanpa kacamata. Hidup saya jadi lebih mudah. Ibaratnya, lebih sat-set-sat-set nggak perlu cari-cari kacamata lagi hihi. Nggak lagi meratapi nasip waktu olahraga dan nggak lagi merasakan nggak nyamannya kacamata melorot.
“Dengan melakukan LASIK, saya membeli tiket kebebasan menikmati indahnya dunia. Melihat banyak hal tanpa bergantung pada kacamata.

Pentingnya Memprioritaskan Kesehatan Mata Setelah LASIK

Setelah merasakan betapa bahagianya memiliki mata sehat tanpa bantuan kacamata, saya jadi sadar untuk lebih memprioritaskan kesehatan mata. 

Seperti yang dijelaskan dokter saat konsultasi, kondisi mata saya bakalan bisa balik mengalami minus kalau saya kembali menerapkan kebiasaan buruk.

Saya pun mulai memperbaiki kebiasaan dan menghindari hal-hal yang membuat saya pakai kacamata lagi dengan menerapkan kebiasaan berikut

1. Membaca buku dengan cahaya dan jarak yang benar

Kebiasaan yang satu ini bisa dikatakan yang paling dasar. Karena saya sudah dewasa dan saya paham betul alasan dibaliknya hehe. Meski sedikit susah, apalagi kalau lagi mager dan sedang ingin membaca sambil rebahan. 

Saya kembali mengingat-ingat bagaimana nggak enaknya menggunakan kacamata tebal huhu. Saya nggak mau kebebasan saya direnggut kacamata lagi. 

2. Menggunakan kacamata blue ray

Hal pertama yang saya lakukan setelah operasi LASIK adalah membeli kacamata blue ray. Mengingat pekerjaan saya menuntun saya untuk berlama-lama di depan layar laptop dan ponsel, membuat saya lebih menjaga kesehatan mata. Apalagi, mata saya tipikal yang mudah kering. Saya nggak mau karena tuntutan pekerjaan akhirnya kesehatan mata saya menjadi korban lagi. 

Saya pernah mencoba sekali nggak menggunakan kacamata blue ray saat bekerja. Ternyata mata saya jadi cepat panas dan nggak nyaman. Sepertinya karena sudah terlalu lama saya menggunakan kacamata saya jadi nggak begitu ngeh ternyata pennting untuk menggunakan kacamata blue ray saat di depan layar.  

3. Tidak menggunakan ponsel dan laptop di ruangan gelap

Ada yang sering main ponsel sebelum tidur dalam kondisi lampu sudah mati? Ini saya banget sebelumnya haha. Sama dengan kebiasaan membaca buku, saya juga melakukan hal yang sama saat akan menggunakan ponsel atau laptop dalam kondisi kurang cahaya. Melawan rasa malas memang nggak mudah, tapii, lebih nggak mudah lagi hidup saya jika kembali menggunakan kacamata huhu. 

4. Tidak terlalu lama bekerja di depan layar

Untuk menjaga kesehatan mata, saya juga selalu berusaha memberikan jeda pada mata saya saat bekerja di depan layar. Biasanya yang saya  lakukan adalah berdiri sejenak sambil melihat ke luar ruangan selama 15-30 menit setelah bekerja 2-3 jam. 

Selain untuk memprioritaskan kesehatan mata, ternyata cara ini juga efektif untuk membuat tubuh saya beranjak dari kursi serta mengistirahatkan pikiran sejenak. 

5. Konsumsi makanan dan minuman yang menjaga kesehatan mata

Sewaktu saya kecil dan mulai menggunakan kacamata, orang tua saya selalu membuatkan saya jus wortel setiap hari. Sampai rasanya saya eneg dan sedikit trauma jika mencium aroma wortel. Tapi, sekarang saya tahu bagaimana mengkreasikan wortel dan berbagai makanan serta minuman untuk menjaga kesehatan mata saya. 

6. Menggunakan kacamata saat berkendara

Sepertinya karena saya sudah terlalu lama menggunakan kacamata, saya nggak pernah ngeh kalau debu di jalanan begitu berbahaya. Saat pertama kali saya berkendara menggunakan motor setelah operasi, saya berkali-kali kelilipan dan rasanya pedih sekali. 

Saya ingat saya pre-LASIK dokter mengatakan di mata saya ada bekas luka yang hampir saja membuat saya nggak bisa melakukan operasi. Karena khawatir luka tersebut akan menyebabkan infeksi. Bisa jadi luka tersebut diakibatkan oleh debu jalanan. 

Pernah mengalami nggak nyamannya menggunakan kacamata, membuat saya juga mengingatkan orang sekitar mengenai pentingnya memprioritaskan kesehatan mata. Termasuk adik saya yang masih SD yang nggak bisa lepas dari ponsel. 

Meski sulit dan sering beradu mulut, saya berusaha selalu mengingatkannya menjaga jarak dan memakai kacamata blue ray saat bermain ponsel.

Klinik KMU Solusi Kesehatan Mata

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: nationallasikcenter.id
Memiliki mata yang sehat menjadi idaman setiap orang. Saya yakin betul kalau setiap orang ingin memiliki kebebasan dalam beraktivitas hingga dalam memiliki pekerjaan yang dicita-citakan.

Menggunakan kacamata atau memiliki gangguan penglihatan seringkali membuat kegiatan kita jadi terbatas dan seperti yang kita tahu ada beberapa pekerjaan yang mensyaratkan memiliki mata yang sehat tanpa menggunakan kacamata.

Klinik KMU merupakan salah satu pusat kesehatan mata yang dapat membantu masyarakat terbebas dari gangguan penglihatan seperti kelainan refraksi, retina, kornea, katarak, dan glukoma. National Lasik Center (NLC) berada di bawah naungan Klinik KMU menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki kebebasan dalam melihat dunia menjadi lebih jelas.

Alasan Memilih Klinik Mata KMU?

Memilih klinik untuk memprioritaskan kesehatan mata kita tentunya nggak bisa sembarang. Klinik KMU memiliki slogan, meaningful life, yaitu membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih bermakna dengan memiliki penglihatan yang lebih jelas. 

Dalam mewujudkannya, Klink KMU memiliki berbagai aspek yang didukung oleh poin berikut.

1. Dokter unggulan

Klinik KMU memiliki lebih dari 90 dokter spesialis mata yang profesional dan berpengalaman menangani lebih dari 400 ribu kasus kesehatan mata dan lebih dari 43.000 operasi katarak

2. Perawatan khusus

Terdapat perawatan 'One Day Care' yang menjadi one stop solution membuat pasien katarak dan gangguan mata lainnya tidak perlu datang berulang kali dan tanpa rawat inap.

3. Teknologi canggih

Memiliki teknologi yang canggih untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan akurat dalam menangani masalah kesehatan mata

4. Pusat edukasi

Ratusan tenaga medis, termasuk dokter mata, telah mendapatkan edukasi dan training mengenai kesehatan mata dan aplikasi teknologi medis terkini.

5. Berpengalaman

Telah berdiri sejak 2010 dan dipercaya sebagai edukator pada berbagai kegiatan serta workshop kesehatan mata.

6. Sosial

Turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan membantu masyarakat mendapatkan kacamata hingga operasi katarak gratis.

Jenis Layanan Kesehatan Mata di Klinik Mata KMU

Ada beragam gangguan pada mata yang membatasi kenyamanan penglihatan. Dari yang paling umum dan ringan hingga yang membutuhkan penanganan khusus seperti cangkok mata. Klinik KMU menyediakan beberapa jenis layanan, yaitu:

1. Refraksi

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: kmu.id
Keterbatasan penglihatan dapat dibantu dengan kacamata. tetapi, tentunya membutuhkan konsultasi dan solusi yang tepat dengan konsultasi melalui dokter spesialis mata.

2. Retina

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: kmu.id
Retina merupakan bagian mata yang bertugas untuk menangkap cahaya yang berada di bagian belakang mata. Saat terjadi kelainan pada retina sehingga menyebabkan mata tidak dapat menangkap cahaya, maka akan timbul kebutaan.

Kelainan pada retina dapat diobati dengan tidakan yang tepat sesuai penyebabnya. Pemeriksaan ke dokter spesialis mata di Klinik KMU merupakan hal yang penting. Klinik KMU menggunakan alat yang canggih dan modern dapat memberikan pemeriksaan diagnosis hingga tindakan dalam satu tempat dan tidak memakan waktu lama.

3. Kornea

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: kmu.id
Sebagai jalan masuk cahaya, kornea merupakan bagian mata yang penting. Ada beberapa gangguan pada kornea yang tidak sadari hingga menyebabkan kerusakan yang membutuhkan cangkok kornea. Klinik KMU dapat melayani konsultasi cangkok mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Katarak

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: kmu.id
Operasi katarak di Klinik KMU hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan menggunakan teknik Phacemulsifikasi yang modern dan nyaman. Operasi tidak memerlukan jahitan dan pasien dapat kembali beraktivitas dengan pantangan yang minim.

5. Glukoma

klinik mata kmu lasik surabaya
sumber: kmu.id
Penderita glukoma umumnya memiliki pandangan yang terbatas hingga kekhawatiran kegelapan seutuhnya. Ini disebabkan tekanan bola mata yang berhubungan dengan rusaknya syaraf optik. Glukoma terjadi secara bertahap dan banyak orang tidak menyadarinya.

Kelebihan Lainnya di Klinik Mata KMU

Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini beberapa informasi tambahan terkait Klinik Mata KMU.
  • Cabang: Klinik Mata KMU Gresik, Klinik Mata KMU Lamongan, Klinik Mata KMU Bangkalan, dan Klinik Mata KMU Sidoarjo
  • Biaya pemeriksaan: mulai dari Rp100.000
  • Pendaftaran: dapat dilakukan online via website dan Whatsapp, serta offline
  • Layanan yang diterima: umum, VIP, BPJS Kesehatan
  • Jadwal dokter: dapat dilihat pada website
  • Program 1 untuk 1: merupakan program sosial di mana saat pasien umum/VIP melakukan operasi katarak berbayar, dengan begitu akan membantu 1 orang untuk mendapatkan operasi katarak gratis.
Memiliki mata yang sehat membuat kita menjalani dan menikmati kehidupan yang lebih baik. Kalau ditanya apakah saya menyesal melakukan LASIK mata, saya dengan cepat akan menjawab nggak sama sekali hehe. Karena saya merasa lebih bebas dalam beraktivitas dan tentunya jadi jauh lebih hemat karena nggak perlu gonta-ganti kacamata hehe.

Saya harap banyak orang dapat merasakan kebebasan seperti yang telah saya rasakan. Memiliki penglihatan normal adalah suatu kenikmatan dunia yang tiada tara, gengs

Bagi yang memiliki mata sehat semoga saja tetap bisa menjaga kesehatan mata seterusnya dan nggak lupa juga konsultasi dengan dokter spesialis mata secara rutin. Karena terkadang ada beberapa penyakit yang gejalanya tidak kita sadari.

Tentunya lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Yuk, prioritaskan kesehatan mata dari sekarang sebelum terlambat!

deamerina
Hai! Selamat datang di blog saya. Silahkan menyelami kegiatan yang saya lakuakn. Saya menulis berbagai macam hal seperti review film, buku, skincare, cerita jalan-jalan, dan penalaman pribadi.

Related Posts

8 comments

  1. Mba deaaaaa, ya ampuuuun aku jadi pengen LASIK. Mataku itu minus 4 dan silindris mba. Tapi aku bandel, ga mau pake kacamata, walopun punya. Kacamata aku pake hanya pas nonton bioskop biar kliatan 🀣🀣🀣.

    Sbnrnya aku pengen LASIK mba, tapi takuuut hahahaha. Makanya sampe skr ketunda Mulu. Naah sebelum pandemi almarhum mama mertua lasik tuh. Tapi mungkin Krn usia mama udh tua juga, mama sering ngeluh kok matanya agak pedih lah, agak kabur lah. Ntah itu Krn baru operasi, atau memang efeknya atau lasiknya ga berhasil πŸ˜….

    Kan aku JD makin takut ya mba.. jadi lasik ini ga bius total toh.. hanya ditetes bius Yaa. Penasaran harganya, tapi pasti beda2 yaaa. Sempet nanya waktu itu, dan ini ga dicover Ama asuransi kantor Krn dianggab keperluan pribadi πŸ˜„. Jadi hrs bayar sendiri. Dan trakhir itu hrgnya 32 jutaan. Aku nya aja yg banyak mikir. Pdhl biaya travelingku jauh LBH gede lagi, ga pake mikir lama, giliran lasik aja mingkem 🀣.

    Tapi setidaknya aku JD agak termotivasi nih utk segera lasik setelah baca tulisan mba dea😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak Fan minus 4 bisa liat tanpa kacamata? luar biasa. aku udah tergantung banget sama kacamata πŸ˜…

      iya setahuku di Jakarta rata2 30an ya. kalo di Surabaya sekitaran 20an mbak. haha semangaatt. kalo udah lasik kan travelingnya bisa lebih banyak explore dan berkesan πŸ€ͺ kompor banget aku ya haha

      nggak ding. disiapin mental aja dulu kalo yakin cus. kalo belum, mari semedi dulu hehe

      Delete
  2. Aaah aku juga pengen lasik ah. Ini udah ada bekas kacamata di hidung atas udah nggak enak. Mumpung di sini asuransi bisa mengkover ya. Coba cari info ah..

    ReplyDelete
  3. aku pengen banget lasik, tapi keberaniannya itu belum ada, gegara sok-sokan nonton prosedur lasik di youtube. HAHAH. mbak, aku punya beberapa pertanyaan,
    1. kan katanya bisa kembali 90% saja, apakah berarti tetap ada sisa minus dan harus tetap menggunakan kacamata?
    2. kalau ternyata selanjutnya, kembali ada minus karena kebiasaan buruk berulang, apakah dapat dilasik kembali?
    3. apa mata menjadi semakin kering? dan berapa lama recovery nya?

    segitu dulu, walaupun sebenarnya aku masih punya banyaaak pertanyaan lain. heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha emang rada serem kalo liat videonya padahal nggak kerasa apa2 kok 😁
      1. ini tergantung dari kondisi mata tiap org. kalo kalo case ku, emang sih dokter bilangnya sekitar 90%an, so far aku merasa nggak perlu pake kacamata lagi untuk kegiatan hari2. dan baca tulisan dari jauh masih kelihatan. kecuali yg kuecil bgt hehe

      2. setahuku bisa lasik lagi, cumaaaa tergantung dari kondisi mata kita. karena ternyata tiap orang punya ketebalan yang berbeda. ini bisa dikonsultasiin ke dokternya aja sih. tp kalo buat aku, misal ke depannya aku ternyata minus lagi (entah karena kebiasaan buruk or faktor usia), aku nggak akan lasik lagi. karena aku lebih milih yang penting mataku sehat (meski minus atau plus). takutnya juga ngefek kemana2. kalo nggak salah pernah baca ini juga ngaruh ke persalinan

      3. iya makin kering tp di aku nggak begitu ganggu sih. untuk recovery sekitaran semingguan. karena setelah operasi mata jadi sensitif sama cahaya. tp lama2 intensitas silaunya berkurang kok

      semoga menjawab ya

      Delete
  4. aku pernah merasakan problem waktu nyemplung ke laut dan ga bisa dengan jelas ngeliat bentuk ikan hahaha, mana kaca snorkelingnya berembun pula
    aku ngeliat orang dengan jarak lebiih semeter aja udah burem, apalagi liat ikan di laut hahaha
    dulu aku mikir kalau lasik sakit, ternyata ga juga ya sebenernya.

    ReplyDelete
  5. Mbak dea, aku ga bisa bayangin dengan minus 7 dan silinder 3. Aku yang berkacamata dengan ukuran -2.5 aja merasa susah melihat ketika malam hari. Bahkan ketika berkendara malam dan di saat hujan. Di jalan hanya bisa mengikuti insting dan mengikuti segala petunjuk Tuhan. Lha saking ga jelasnya untuk melihat :D

    aku beberapa cari info lasik di semarang, tapi setelah lihat harga lumayan juga. Dampak operasi memang sangat bagus untuk kedepannya. Saat ini kacamata adalah barang yang ga boleh ketinggalan. Bahkan kalau sedang jalan jauh, aku bawa 2-3 kacamata..hiiks

    ReplyDelete

Post a Comment