by - March 15, 2018

Pagi yang cerah itu umumnya diawali dengan senyuman yang cerah pula. Ah, ini menurutku saja sih. Aku tersenyum memandang langit kemerahan. Mengamati senja menanti sang mentati bersembunyi dan digantikan sang rembulan menunjukkan wajahnya malu-malu. Angin bertiup tidak begitu kencang. Menjadikan pagi ini begitu indah nan damai. Aku merapatkan jaketku meski tak dingin. Andai kau ada disampingku saat ini. Aku dapat membayangakan kau berbaring beralaskan pasir putih  dan hangat ini. Memandang langit gelap berlama-lama. Menyebutkan satu persatu gugusan bintang yang kau hapal diluar kepala. Jika kau asik memperhatikan langit malam, aku mingkin akan asik memperhatikanmu. Takjub akan keberadaanmu disisiku. Betapa baiknya Tuhan mengirim kamu untukku. 
Desiran ombak membuyarkan lamunanku tentangmu. Hhhh, entah sampai kapan bayangmu akan menghantuiku. Aku mengadu kepada Tuhan untuk kesekian kalinya. 

You May Also Like

0 comments