Belajar Sok

by - April 27, 2018



Banyak yang bilang kita harus selalu menjadi gelas kosong. Supaya mudah saat diisi ilmu. Dimanapun, dengan siapapun. Jangan memandang jabatan, ras, usia, atau apapun itu. Aku setuju dengan hal itu. karena dengan begitu kita bisa tau suatu hal dari beberapa versi. Karena toh kalo kita tanya ke seseorang mengenai suatu hal, jawaban mereka pasti beda-beda. Walaupun ada juga yang punya perspektif sama, cumaa ada beberapa variasi. Kan beda kepala beda isi hehe. Apalagi pengalaman tiap orang kan beda-beda.

Jadi orang yang dalaam proses belajar itu bisa dibilang orang yang belajar sok. Sok nggak tahu apa-apa. Dalam segala hal. Dia akan banyak bertanya macam-macam. Mulai dari pertanyaan yang sangat sederhana atau umum hingga pertanyaan yang tak bisa dijelaskan oleh pakarnya. Bak bayi lahir yang masih polos ya hehe. Kayak kemaren aku ditanyain sama anak didikku begini,

                Mbak, katanya manusia itu tercipta dari tanah. Tapi kalo dicubit kok nggak hancur?

Dia nanya dengan wajah yang sangat amat innocent dan berharap akan jawaban yang bisa diterima. Okay back to topic.

Diremehkan teman, atasan, bawahan, jilbab (lho?) dll atas pertanyaan yang mereka anggap itu pertanyaan yang sangat amat bodoh. Wajar sih. Namanya juga orang nanya kan nggak tau apa-apa. Menjadi bodoh untuk menjadi pintar. Nggak jarang juga dapet kata-kata nggak enak. Kamu di sekolah ngapain aja? Umurmu berapa kok nggak tau ini itu? Kamu ngapain aja sih? Atau bahkan yang lebih parahnya sampe ngatain, Astaga bego banget sih gini aja nggak tau! Nah lho jahat banget yak ada orang nanya aja sampe dikatain kayak gitu. Semoga aja kalian nggak termasuksalah satu dari orang-orang tersbeut ya. Aamiin. Kalo doi tau kan nggak bakalan tanya juga yakan hehe. Mungkin orang yang ngatain itu alhamdulillah waktu lahir langsung jenius. Bisa nulis dan ngomong. Padahal seharusnya dia pun berkaca. Dulu, sebelum dia tau ini itu pun awalnya nggak tau sama sekali yakan?

Menjadi orang yang sok nggak tau apa-apa itu jauh lebih baik bagiku daripada menjadi orang yang sok tau banyak hal. Karena orang yang sok tau banyak hal akan selalu berusaha menjawab pertanyaa-pertanyaan yang diajukan orang lain. Pun ketika ia tak tahu menahu akan suatu hal. Ia akan berusaha mengarang alasan yang dipaksakan agar tetap dianggap tahu segalanya. Nggak apa-apa diremehin. Belajar itu butuh waktu kan? Hehe.

Dan lagi, orang yang berumur lebih banyak juga tidak selalu tahu segala hal daripada yang berumur sedikit. Karena, kembali lagi. Tiap orang melewati jalan yang berbeda-beda. Pengalaman berbeda. Cara berfikir berbeda. Lingkungan pun juga berbeda. Jadi, jangan selalu berpikir bahwa orang yang lebih tua usianya darimu itu mereka yang tahu lebih banyak hal dari kamu.

Jadi, yuuk belajar sok :)

You May Also Like

0 comments