Mangrove Gunung Anyar Surabaya

by - March 14, 2020

sumber : foto pribadi


Sudah tahu belum Surabaya sekarang punya tempat wisata yang oke punya. Selain Wisata Mangrove Wonorejo, sekarang ada juga Wisata mangrove Gunung Anyar. Sesuai namanya, tempat wisata ini berada di kawasan Gunung Anyar, Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut. Tempat wisata ini mempunyai label Kebun Raya Mangrove yang terbesar di Asia Tenggara dengan luas lahan lebih dari 17 hektar dan masih melakukan pengembangan.

Tempat wisata ini buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Untuk masuk kamu nggak perlu bayar, alias gratis. Cukup bayar parkir aja. Biaya parkir motor 5k sedangkan mobil 10k. tempat ini jauh dari jalan raya. Jalannya lumayan masuk dan deket sama rumah susun. Oh ya, sayangnya jalanan ke tempat wisata ini masih belum bagus, alias gronjal-gronjal.

Karena jauh dari bising kendaraan, tempat ini asik banget kalo didatengin pagi-pagi. Banyaknya pohon cemara di pinggir jalan bikin suasana makin syahdu. Enak banget deh pokoknya hehe. Cocok nih buat kamu yang penat seminggu ngurusin kerjaan terus.

Wisata Mangrove Gunung Anyar punya beberapa fasilitas kayak perahu, sepeda air, jogging track, sentra kuliner khas tumbuhan mangrove, toilet, dan musholla. Karena masih baru, saya saranin kamu bawa topi dan jangan lupa bawa tumblr ya. soalnya kalo udah siang panas banget, pohonnya masih sedikit dan kecil-kecil.

Naik perahu

sumber : instagram.com/ratihsukmaresi

Sama seperti Wisata Mangrove Wonorejo, di tempat ini kamu bisa naik perahu menyusuri sungai sampai ke perbatasan laut. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 30 menit. Tergantung dari pasang surutnya air. Kalo mau naik, kamu bisa beli bibit mangrpve senilai 25k yang nantinya bakalan ditukar karcis. Inget ya, bawa uang cash. Biasa kan anak milenial cashless. Petugasnya belum menyediakan edc ovo hehe.

Sepeda air

sumber : foto pribadi 

Menariknya, dengan lahan yang luas tersebut tidak hanya digunakan untuk konservasi tanaman mangrove saja. Tapi, ada wahananya juga lho, yaitu sepeda air. Dan pembayarannya juga cukup unik. Kita cukup membeli bibit mangrove lalu ditukar dengan karcis. Trus bibitnya diapain? Nah, kamu bisa banget nanem sendiri bibitnya. Seru kan! Tapi kalo nggak bisa nanem gimana? Tenang bisa kok dititipin ke petugas buat di tanem.

instagramable

sumber : foto pribadi

Pihak pengelola sepertinya sadar kalo anak jaman sekarang hobi banget foto-foto. Makanya mereka juga menyediakan spot foto yang unik berupa sangkar burung. Gemes banget sih aku liatnya. Dan sangkar burung ini nggak Cuma ada di satu titik. Tapi hampir di seluruh titik ada.
sumber : foto pribadi

Tempat wisata ini punya 2 sisi yang dipisahkan oleh sungai. Sebelah selatan, lahannya khusus untuk jogging track, menara pemantau, toilet, musholla, dan sentar kuliner. Sedangkan di sebelah utara ada sepeda air dan sangkar burung. Nah, kedua tempat ini dihubungkan dengan jembatan gantung yang menarik. Kamu bisa juga foto-foto di jembatan ini. Eits, tapi inget maksimal Cuma 6 orang. Nggak mau kan tenggelam pas lagi asyik-asyik pose?

Reusable

sumber : foto pribadi

Kalo kamu jalan ke arah utara, di deket sepeda air, kamu bakalan nemuin pot gede-gede yang unik dan menarik banget. Yap. Itu adalah bekas pipa yang di cat sedemikian rupa dan difungsikan untuk pot bunga. Kreatif!

Bukan Cuma pot, meja di sekitarnya juga pake bekas pipa baja lho. trus kursi-kursinya juga. Makanya kalo kamu sadar bentuknya rada aneh gimana gitu. Tapi tetep estetik sih. Cocok nih buat foto-foto hihi.

Nah, gimana? Mumpung lagi weekend cocok banget nih ngajak keluarga atau temen-temen ke Wisata Mangrove Gunung Anyar. Jangan lupa bawa cemilan sama air ya!

You May Also Like

0 comments