Review Film: Soul (2020), Apa Makna Hidup Sebenarnya?

January 02, 2021



 Judul : Soul 

Genre : Animation/Comedy

Release      : 2020

Actor : Jamie Foxx, Tina Fey

Director     : Pete Docter

Duration     : 100 minnutes

 

Joe Gardner, guru musik smp yang bercita-cita menjadi seorang pemain piano jazz. Meski ibunya melarangnya dengan alasan ia tak akan bisa hidup terjamin dari bermusik, ia tetap kekeh dengan cita-citanya. 

 

Suatu ketika, ia mendapatkan telepon dari salah satu muridnya yang tergabung dengan grup band jazz, Dorothea Williams, salah satu idola Joe. muridnya tersebut menawarkan untuk menggantikan pianis mereka yang sedang pergi keluar kota. Dengan semangat Joe pun mendatangi mereka dan menajalni audisi bersama Dorothea Williams.

 

Saking asyiknya bermain, Joe bahkan sempat melamun yang justru membuat grup musik tersebut terpana. Ia pun lolos dan dapat bergabung dengan grup musik idolanya tersebut. Kabar gembira tersebut membuat Joe begitu bahagia dan menelepon salah satu temannya. Dalam perjalannya pulang sambil menelepon tersebut, Joe terjatuh ke dalam lubang saluran air. 

 

Tiba-tiba saat ia membuka mata ia berada di dimensi yang berbeda. Alam sesudah. Ia yang baru saja senang karena mimpinya terwujud pun bersikukuh ingin kembali hidup. Apa pun ia lakukan. Termasuk tugas membimbing 22 untuk menemukan jati dirinya agar roh 22 dapat kembali ke dunia. 

 

Di sinilah konflik di mulai. 22 merasa nggak mau hidup di dunia  karena dunia nggak menarik baginya. Sedangkan Joe ingin kembali ke dunia. Mereka pun membuat perjanjian, karena 22 nggak mau hidup di dunia, saat 22 merasa menemukan api dalam dirinya dan mendapatkan kartu pas untuk hidup di bumi, Joe lah yang akan menggunakannya. Kira-kira, apakah Joe berhasil kembali ke dunia dan menjalani mimpinya sebagai pianis jazz dalam grup band Dorothea Williams? Dan, apakah 22 akan menemukan tujuan hidupnya lalu kembali ke dunia atau akan tetap berada di dimensi lain?




 

Review

 

Film ini bercerita tentang pencarian api alias tujuan hidup seorang lelaki. 22 yang diceritakan pada awalnya nggak mau hidup di dunia, setelah masuk ke dalam tubuh Joe dan merasakan kehidupan pun menemukan tujuannya untuk hidup. Makna hidup bukan sesuatu yang besar. Hanya sesederhana ingin menikmati udara yang baik, senang berbagi cerita dengan orang lain, mendengarkan permainan musik seseorang, dan lainnya 😌 

 

Baca juga: Review FIlm Quarantine Tales, Adaptasi Teknologi di Masa Pandemi


Bahkan Joe yang sudah memiliki passion dalam hidupnya pun sempat merasa jenuh. Saat ia diterima bergabung dengan Dorothea Williams dalam grup jazz-nya, ia merasa tidak begitu bahagia lagi. Seakan, “Ha? Gini doang? Kok aku nggak berasa sebahagia yang aku pikirkan kalau aku bisa bergabung dengan grup jazz idolaku?” Perjalanan dengan 22 lah yang membuat Joe sadar πŸ˜₯


Menurut saya ini film yang harus ditonton oleh semua orang sih. Apalagi mereka yang merasa stuck. Film ini pun sukses bikin saya mikir berat semalam. Yang berujung saya nggak bisa tidur dengan kertas penuh dengan coretan hehe πŸ˜†





Saya pun pernah merasa di posisi Joe. saat salah satu mimpi sudah terwujud, rasanya kok nggak ada bedanya sama sebelumnya ya? Semacam itulah. Yang bikin saya terus mencari dan mencari hal-hal yang akan membuat saya puas. Nyatanya manusia memang nggak pernah berpuas diri. Setelah satu hal sudah tercapai, ia akan mencari 😣


Bersyukur adalah salah satu pesan dalam film ini. Berusaha untuk menikmati setiap detik kehidupan dengan mindful. Bukannya berfous pada masa lalu atau masa depan. Terkadang karena terlalu fokus mengejar sesuatu kita bahkan lupa untuk menikmati saat ini. Hal ini juga sering saya dengar dari beberapa psikolog dan praktisi mindfulness di media sosial mereka. Dalam film ini pun digambarkan mereka yang terlalu fokus pada sesuatu yang jadi ambisi pun mengalami kehilangan jati diri πŸ˜”


Over all, film ini sangat direkomendasikan untuk semua orang yang sedang terlalu sibuk mengejar ambisinya hingga lupa menikmati saat ini. Apalagi ini masih awal tahun jadi bisa sekalian me-refresh pikiran huehuehue. Selamat menonton~ 🌻


You Might Also Like

6 comments

  1. Udah download tapi belum sempet nonton, sepertinya harus aku sempatkan nih

    ReplyDelete
  2. Kak Dea, selamat tahun baru ya πŸ₯³
    Btw aku jadi penasaran ingin nonton Soul ini karena baca review Kakak πŸ˜† ceritanya terdengar menarikkk! Film Disney Pixar selalu deh full of meaning 😍
    Nontonnya di Disney+ kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat tahun baruuu LiaaaaπŸŽ‰
      haha iya benerrrr disney selalu jago menghasut hati untuk nontonnn
      iya Li nontonnya di Disney+ hotstar

      selamat menontoonn~

      Delete
  3. Sebelumnya, selamat tahun baru!!
    Aku sudah nonton ini juga!!! Ceritanya bagus, tapi buatku masih lebih menarik Inside Out sih hehehe Kalau yang ini ga sampai membuatku meneteskan air mata, sedang Inside Out sukses bikin nangis πŸ˜…πŸ˜…

    Tapi makna filmnya juga bagus sih, ingin ngasih tau kalau passion itu belum tentu jadi spark untuk dapatin pas ke bumi. Tapi justru the last spark itu bisa didapatin sesimpel keinginan untuk hidup di bumi... Thanks for your review kak! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat tahun baru jugaaaaa πŸŽ‰πŸŽ‰
      iyaaa temen-temenku juga pada compare sama inside out hihi
      kalo buatku kedua film itu beda sih maknanya. kalo inside out kan lebih ke perasaan gloomy ya (kalo aku ga salah ingat hehe). kalo yg ini buatku lebih ke arti passion yang berujung ke tujuan hidup bukan hanya soal pencapaian huehue

      yourewelcome~

      Delete