6 Tips Membuat Tulisan Pertama di Blog untuk Pemula

by - March 22, 2022


Menulis blog untuk pemula sering kali bikin bingung. Mau nulis apa? Gimana bahasanya?  Belum nulis, eh, udah insecure duluan bakalan ada yang baca atau nggak. Yang berujung, nggak jadi nulis deh 😶 


Dulu juga awalnya saya begitu. Udah bikin blog, buka Word, eh bingung harus merangkai kata gimana karena mikirin ini dan itu. Sampai akhirnya saya capek sendiri dan tulis apa pun yang lewat dipikiran saya. Ternyata, begitu sudah memulai tangan saya bergerak dengan lincah tanpa lagi khawatir banyak hal 😁


Apa pun tujuan menulis, entah itu untuk hobi, pekerjaan, atau branding, memang harus mengambil langka awal. Mengetik. Dan untuk memulai langka memang nggak mudah. Padahal, dengan berani melakukan langka awal akan memudahkan kita untuk melakukan langka selanjutnya 😉 



Menulis juga nggak harus langsung di laptop kok. Kamu bisa mulai menulis dengan media yang kamu suka. Misal di buku tulis kiyowo , notes handphone, atau di secarik kertas yang iseng kamu temukan 😀


Yang namanya memulai memang pasti ada kebingungan tersendiri. Tapi, teman-teman nggak perlu khawatir, karena kebingungan itu bakaln hilang perlahan seiring dengan langka yang teman-teman lakukan 😁


1. Menulis topik yang disukai


Mencoba hal baru akan lebih mudah dengan hal yang paling disukai. Selain karena excited, tentu kita akan lebih bersemangat menulis topik yang disukai karena setidaknya kita mengusai hal tersebut 🤪


Atau, kalau teman-teman kesulitan, bisa banget membiasakan diri dengan menulis cerita sehari-hari. Menjadikan blog sebagai jurnal juga nggak kalah menarik lho 😆 


Misalnya, saya memulai blog ini dengan menuliskan pengalaman traveling saya. Karena saya suka sekali traveling saat kuliah. Waktu itu, saya belum kepikiran blog saya bakalan dibaca orang 😳


Saya tulis di blog karena sebagai kenang-kenangan saja. Eh, nggak tahunya setelah saya posting ternyata banyak banget yang komen dan tanya beberapa hal mengenai tempat wisata tersebut 😁


2. Menulis tanpa banyak berpikir



Nggak perlu takut memulai karena nggak ada yang namanya salah dan benar dalam mencoba. Nggak akan ada yang menyalahkan karena setiap pengalaman orang akan berbeda-beda. Termasuk dalam memulai tulisan pertama 😉



Setelah menentukan topik yang akan ditulis, langsung tulis saja tanpa banyak memikirkan ini dan itu. Nggak akan ada yang menghakimi tulisanmu. Toh, nanti juga bisa dibaca lagi kok. Yang penting mah, mulai aja dulu hihi. Anggap saja pemanasan 😁 


3. Baca kembali tulisanmu



Setelah menyelesaiaikan tulisan pertama, coba deh teman-teman baca kembali tulisan teman-teman. Bagaimana rasanya? Apakah sudah mengalir? Apakah terlalu panjang? Ada typo nggak? 👀


Pada tahap ini teman-teman bisa melakukan editing. Nggak perlu terlalu serius. Cukup edit bagian yang menurut teman-teman kurang pas. Tapi, jangan kebanyakan juga ya. Nanti nggak kelar-kelar ngeditnya ujungnya nggak di posting (ngomong sama diri sendiri) haha 🤣 


Menyelesaikan tulisan buat saya ada kebanggaan tersendiri (bahkan sampai sekarang). Akhirnya, tulisanku kelar! Ada kelegaan karena ternyata saya mampu menyelesaikan tulisan yang sempat saya ragukan. Hal ini membuat saya bersemangat untuk menulis tulisan berikutnya 💃🏼



4. Posting aja!



Buat saya, untuk posting tulisan merupakan sebuah keberanian yang besar. Meski nggak bertujuan untuk dibaca banyak orang (misalnya), tetap saja ada rasa khawatir gimana kalau tulisan saya dibaca orang lain? Gimana kalau ternyata tulisan saya menurut mereka jelek? ðŸ‘€


Dahlah, itu urusan terakhir. Yang penting mah posting aja dulu. Perkara bakalan ada yang baca atu nggak, bisa dipikir belakangan. Udah berani posting tulisan juga udah keren kok! Daripada nggak di posting kan jadi nggak akan pernah tahu gimana rasanya posting tulisan pertama hihi. Ye nggak? 😉


5. Minta pendapat teman


Setelah posting tulisan pertama, selamat kamu sudah jadi penulis! Eits, tapi nggak berhenti sampai di situ lho. Coba deh kalau sudah di posting, bagikan ke teman terdekat dan minta pendapat mereka 😀



Masukan yang membangun diperlukan untuk membantu teman-teman menemukan style yang sesuai. Cukup dengarkan yang membangun saja. Kalau ada kritik yang menjatuhkan tanpa memberikan solusi, mending nggak usah didengerin deh. Jangan sampai mood atau semangat kamu dirusak mereka yang nggak bertanggung jawab 😉


6. Terus berlatih



Nah, gimana rasanya setelah menyelesaikan tulisan yang pertama, baca ulang dari awal sampai akhir, posting, dan minta pendapat teman? Pasti ada rasa bahagia bin lega kaaann? ✨


Memiliki tulisan yang bagus nggak bisa instan lho. Saya sendiri masih terus belajar setiap harinya bagaimana menulis agar lebih enak dibaca dan bermanfaat untuk orang lain. Konsisten dan komitmen memang penting dan nggak gampang untuk dilakukan 👀


Dengan berlatih akan membiasakan tangan dan pikiran untuk menemukan ide hingga merangkai kata. Nggak perlu memaksakan diri menghasilakn tulisan yang berbobot dan panjang. Cukup semampunya. Satu paragraf setiap hari misanya. Kalau dikumpulin kan lama-lama bisa jadi satu buku hehe 😆


Kalau ini cara membuat tulisan di blog ala saya. kalau teman-teman gimana pengalaman pertama menulis di blog? ðŸ˜


You May Also Like

30 comments

  1. Wah memang menulis artikel untuk pertama kali agak gampang-gampang susah yaa.. Soalnya artikel pertama juga penentu banget buat nulis apa lagi di blog selanjutnya. Btw keknya judulnya typo ya itu hhi, dan tipsnya diatas sering banget ak lakuin kalau lagi writer block. hhi

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaah mas makasih banyak udah diingetin. hiks maklum jari ini kadang terlalu lincah

      Delete
  2. Posting Aja! Ini beneran sih setuju banget wkwkwk. Soalnya kalau nggak dinekat-nekatin posting aja, kadang jadi nggak diposting-posting karena kebanyakan overthinking 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya, Li. aku dulu gitu soalnyaa kebanyakan mikir ini itu jadi ngendon di draft ujungnyaa haha 😆

      Delete
  3. Kalau pengalaman Teddy, dulu mulai masa masuk SMA Kak. Karena di sana ada ekskul Web Community.

    Dari sana mulai buat dan nulis, tapi yah baru awal. Masih jelek banget tulisannya hehe, dari SMA hanya bertahan sebentar nulis.

    Lalu saat masuk kuliah mulai lagi nulis di blog karena tugas kuliah di suruh upload dalam Blog. Lalu berhenti nulis lagi.

    Nah, selang beberapa tahun lalu, saay sudah semester akhir kuliah baru mulai diaktifkan lagi, hingga sekarang.

    Terima Kasih Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. samaaa. aku pun dulu awal banget jaman SMA. cuma bukan di blog ini hehe. sempet ilang habis gitu lanjut lagi jaman kuliah karena suka jejalan. baru deh bikinnya di blog ini 😆
      semangat ngeblognyaa~

      Delete
  4. Setujuuu! Berlatih itu kuncinya sih hihi, kalau ngga pernah punya jam terbang, rasanya mustahil bisa punya tulisan di blog yg bagus dan enak dibaca ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi iya bener kak. apapun itu kalo dilakuin rutin dan konsisten, meski progresnya kecil, pasti bisa jago 😆

      Delete
  5. Pertama nulis blog emang bener nyari ide yang emang kita kuasai, dan terangkailah kata demi kata sampai memenuhi disk space hosting kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahah relate banget.sampe penuh emang 😆

      Delete
  6. Dulu awal-awal bikin blog cuma bikin untuk curhat saja, tanpa banyak berpikir, just post. Jadi senyum-senyum sendiri kalau inget awal-awal ngeblog

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya pak kita sama. say juga awalnya tentang curhat. lega aja gitu kalo udah ngeluarin uneg-uneg di blog 😁

      Delete
  7. dulu waktu bikin post pertama di blog, tinggal nulis, lupa dulu tulisan tentang apa, beberapa post udah aku hapus, sedih, harusnya bisa buat kenang-kenangan.
    dulu nulisnya kayak nulis diary biasa, bahasa ya kayak bahasa kalau lagi ngobrol

    kalau mau ngeblog nunggu kemampuan nulis yang bagus, ya ga bakalan nulis-nulis dan punya blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. setujuuuuu. kelamaan nunggunya nggak mulai-mulai jadinya hihi 😁
      sekarang mah Mbak Ainun dah jagooo

      Delete
  8. jangan lupa untuk menulis sesuai dengan kaidah PUEBI ya teman-teman :D. btw Tips ini sangat bermanfaat banget, mengingatkan saya pada poin penting baca kembali, untuk hindari typo

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah aduh typo nih aku masih lumayan sering.
      kemarin aja masih salah di judul
      ngaruhnya ke permlink haha 😁

      Delete
  9. Nah, ya. Tipsnya emang Mulai Aja Dulu! Kalau kebanyakan mikir ini itu, bener salah, takut ini itu yah ngga mulai2. Tulis aja dulu topik sesuai dengan kita, biarkan mengalir aja ya. Ntar diendapkan baru swasunting deh hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setujuu sama kak Lintang
      emang perlu dibiasakan mengalir. meski nggak sesuai dengan PUEBI di awal nggak masalah karena untuk belajar 😁

      Delete
  10. Paling mudah sih memang nulis yg kita sukai, seperti poin 1. Kita bisa lancar menulis beratus-ratus kata. Kalo topiknya kita tidak suka, mau nulis kalimat pertama aja kayaknya susah banget ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bangeeeet baru aja kemaren ngerasain
      bikin satu paragraf aja susahnya minta ampun kalo nggak ada feel sama topiknya 😁

      Delete
  11. Selain pemula, kesulitan dalam nulis juga aku alamin setelah vakum nulis hampir 2 tahun lo hihi. Emang bener caranya biar balikin kemampuan nulis lagi ya dengan nulis tanpa banyak mikir atau free writing. Ntar lama-lama bakal balik bagus lagi tulisannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya aku juga sempet stuck setelah vakum lumayan lama mbak 😁

      Delete
  12. Hal yang pertama aku tulis di blog ada curhatan tentang cerita lucu di bangku SMA. Karena saat pertama bikin blog kiblatnya Bang Raditya Dika. Jadi suka banget cerita kocak.

    ReplyDelete
  13. Sama banget nih tulisan pertama saya di blog juga tentang traveling hehe. Waktu itu ku ngelantur aja nulisnya, ga terstruktur gt, eh tapi ada aja yang baca malah sampe nge DM. Aku pun sampe sekarang suka insekyur sih, apa tulisanku ini bagus apa jelek ya haha

    ReplyDelete
  14. yang paling penting emang harus mulai aja dulu, tentuin topik dan gausah dengerin omelan temen yang ga ngedukung hehe...

    ReplyDelete
  15. “Menulis tanpa banyak berpikir” wah ini sih penyakitku dari lama wkwkwk. Tapi anehnya justru waktu pertama kali bikin blog dan posting tulisan aku malah gak kebanyakan mikir dan lebih pede publish tulisan. Malahan sekarang yang kelamaan mikir dan numpuk draft tulisan di blog😂

    Anyway aku juga melakukan hal yang sama dengan yg Kak Dea bagikan diatas, thankyou untuk tipsnya Kak. Makin keren deh blognya Kak Dea 🥳😁

    ReplyDelete
  16. makasih banyak tipsnya harus praktek nih

    ReplyDelete
  17. Thanks banyak-banyak tips-nya. Saya juga gitu pas mulai nulis blog di awal tahun 2020 lalu. Samapai ketagihan nulis dan nelen korban keyboard eksternal satu. Heheheh jadi bulan kemaren beli baru deh di Toko ACE Hardware. baru ngerasain serunya ngeblog ya dua tahunan ini.

    ReplyDelete
  18. Waaah yg pertama yaaa 😁. Itu zaman aku masih nulis di blognya Friendster mba. Tapi waktu itu aku kunci settingannya, supaya ga ada yg baca. Krn isinya 100% curhat dan sumpah serapah kalo sedang kesel wkwkwkwkkwkw. Ih bersyukuur loh udah mati platformnya 🤣🤣. Trus pindah ke multiply. Naah di sini aku udah ga semena2 nulis. Krn udah dibuka settingannya. Tapi dulu msh nulis ga jelas, Krn blm suka traveling. Inget bangetttt ada salah yg rutin baca tulisanku, dan dia ternyata temen mama mertua, yang sedang sakit kanker payudara. Jadi buat dia, blog di multiply seperti obat yg bikin dia ga kesepian selama pengobatan. Duuh sedih pas akhirnya beliau meninggal. Krn kayaknya yg setia baca tulisanku cuma beliau.

    Baru deh nulis di dcatqueen. Sbnrnya aku ga ada masalah kalo nulis traveling, tapi akukan bikin blog baru yg khusus buku yaaa. Naah itu berat awalnya 😅.

    Krn aku ga terbiasa nulis ttg buku. Aku suka baca buku, tapi ga mudah ternyata menulis ulasannya secara fair. Trus lagi kalo Nemu buku yg tebeeeel, aku msh bingung, apa nih yg bakal aku ulas dari isinya, tanpa hrs spoiler. Buku setebel 700an ke atas, susah sih bikin ulasan yang padat tapi menarik 🤣. Ditambah pula kalo terlalu panjang pasti bosan pembaca. Makanya aku berusaha ga panjang2 amat.

    Aku masih kesulitan di bagian itu. Tapi so far, pada akhirnya dpt ide trus setelah menamatkan buku. Makanya aku ga mau pusing dulu selama bukunya blm selesai dibaca.

    ReplyDelete