Review Buku: You are a Badass by Jen Sincero

by - January 18, 2021



Judul                 : You are a Badass

Author : Jen Sincero

Publisher         : BACA (Bentara Aksara Cahaya)

Published : 2018

Pages : 274

Genre : Self-improvement



Sebuah pertanyaan mendasar yang nggak semua orang tahu jawabannya, apa tujuan hidupmu?


Itu adalah inti dari semua hal yang akan kita lakukan bukan? Di buku ini, Jen Sincero menekankan kita untuk menemukan panggilan jiwa kita yang sebenarnya. Karena selama kita belum menemukan jawaban yang menyakinkan hati, maka setiap langka yang kita ambil nggak akan menemukan arah yang benar. 


Setelah mengetahuinya, lagi-lagi, kita harus bercermin kepada anak kecil. Mereka selalu mampu membuat apapun yang mereka lakukan tampak menyenangkan dan tanpa rasa takut atau pun khawatir sedikit pun. Kalau pun mereka terjatuh saat belajar berjalan, mereka akn tetap mencobanya hingga berhasil dan puas. Mereka belum belajar mencemaskan apa yang orang pikirkan tentang diri mereka. Semangat inilah yang seharusnya tetap kita pegang erat hingga saat ini. 


Fokus dengan hal-hal yang membuat kita tertarik dengan begitu Sumber Energi (Tuhan/semesta) akan turut serta memberikan apa yang kita inginkan. Jen juga selalu mengingatkan kita untuk selalu menghadapi si Lalai Besar (setiap gangguan dalam mencapai tujuan) dengan lebih yakin. Karena keyakinan kita pada Sumber Energi akan membuat segalanya jauh lebih mudah. 


Mencintai diri sendiri juga merupakan hal terpenting dalam mengapai setiap tujuan. Karena menruut Jen, kita nggak akan pernah meraih tujuan kalau nggak bisa mencintai diri sediri dengan baik. 


Setelah merencanakan semua tujuan dengan baik, jangan lupa untuk bergerak. Karena banyaknya rencana dan teori-teori itu nggak akan membuahkan hasil kalau nggak ada langka pertama. Jalani dan peka terhadap setiap peluang yang ada. Termasuk setiap masalah yang menghampiri. Setidaknya pasti ada sesuatu di balik masalah tersebut (hikmah). 


Hal terakhir setelah semua itu adalah pasrah


Review


Over all, buku ini ringan banget untuk dibaca di sela-sela kegiatan. Meski ringan, tetap terasa tamparan demi tamparan sih sewaktu membacanya haha. Sebenernya buku ini lebih dulu selesai saya baca sebelum buku Quantum Ikhlas, tapi baru sempat saya tulis sekarang hehe 🙈 



Sengaja memang membaca buku motivasi di awal tahun. Biar frekuensinya naik terus haha🤪. Apalagi di situasi pandemi seperti ini dan saya juga masih work from home nggak tahu deh sampai kapan. Sebenernya semua buku motivasi punya inti yang sama. Menemukan tujuan hidup, melakukan langka pertama, dan berserah. 


Kalau di buku Quantum Ikhlas lebih menekankan niat di hati, di buku You are a Badass ini lebih membenahi pola pikir. Meski intinya sama-sama menemukan tujuan hidup, tapi nggak ada salahnya juga baca kedua buku karena point of view penulis juga berbeda-beda😁. 


Buat saya sendiri selama baca buku ini saya berasa di kompori. Saya juga jadi sadar mengenai beberapa kebiasaan yang salah. Jen Sincero menjelaskan dengan detail setiap langka yang harus kita lakukan/perbaiki dalam hidup. Selama baca buku ini saya seperti mendengar Jen Sincero sedang berbicara langsung pada saya dengan menggebu-gebu. Mungkin gemas liat saya yang semangatnya naik turun 🥴


Buat teman-teman yang sedang lesu dan butuh ‘kompor’, nah buku ini sepertinya cocok untuk kalian baca 😆 Atau, ada yang punya rekomendasi buku motivasi lain? 


You May Also Like

4 comments

  1. Review bukunya selalu bagus kak

    ReplyDelete
  2. Baca buku self-improvement kayak gini di awal tahun emang bisa bikin mood kita naik ya mbak😂 berasa semangatnya juga muncul terus karena dikompori. Tapi biasanya mempertahankannya yang susah, hikss. Entah kenapa kadang meski kita sudah tau jawaban dari segala masalah hidup tuh apa, pasti tetap butuh guidance atau sesuatu yang bisa memvalidasi prinsip kita ya. Semisal kalau menyesuaikan kata Jen Sincero sendiri sama apa yg saya yakini selama ini, ya ujung-ujungnya kita harus buat plan, usaha terus,
    bantu do'a, dan sisanya berserah diri deh😁 Tapi kalau sekadar tau sendiri biasanya susah terpacunya🤧

    ReplyDelete
  3. Wah keren.. Stop Meragukan Kehebatanmu, inilah yang selama ini membelenggu diriku. Hahaha.. jadinya ya dikirain gak punya apa-apa, hehehee

    ReplyDelete
  4. hai mbak dea :D
    jujur aja, aku sudah lama ga baca jenis buku ini mbak. Kadang ga bisa nangkap apa yang ditulis dengan cepat. Malah lebih sering buku cerita perjalanan dan novel.

    Baca review dari mbak dea rasanya benar-benar dibawa ke dalam kondisi menjalani hidup. Terus berusaha, fokus, mencintai diri sendiri, kemudian berserah diri. Terlihat sederhana, tapi memberikan efek yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete