Travel

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Blogger Perempuan
Intellifluence Trusted Blogger

Banner Bloggercrony

Creatonme, Edukasi Board Game Jadi Media Belajar yang Menyenangkan

29 comments

 

“Young people worldwide fear a lack of economic opportunities" - Global Youth Wellbeing Index

Memasuki era digitalisasi membuat cukup banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari pendidikan, sosial, hingga pekerjaan. Saya sendiri yang melihatnya cukup khawatir, mampukah saya akan bertahan jika keahlian yang saya miliki masih begini-begini saja? 


Baca juga: Pahlawan Super yang Ternyata Ada di Rumah


Meski belum bisa dibilang ‘tua’ banget, tapi di usia 26 tahun ini saya kok merasa tertinggal jauh ya? Beberapa keahlian teknologi yang saya punya, seolah masih belum bisa menyamakan standar keahlian yang seharusnya dimiliki semua orang.


“Give a man fish and you feed him for a day. Teach a man to fish and you feed him for a lifetime." - Chinese philosopher, Lao Tzu


Terlebih setelah pandemi menyerang, banyak berita pemutusan hubungan kerja. Yang pegawai kantoran saja bisa di phk, bagaimana nasib orang-orang yang bahkan nggak memiliki keahlian dalam dunia digital? 


Hal ini membuat saya jadi semakin was-was, bagaimana kelak kehidupan di masa adik saya (yang saat ini masih kelas 5 SD) dewasa? Akankah pekerjaan seperti staf administrasi dan sejenisnya masih dibutuhkan? Sampailah saya pada kesimpulan, saya harus membekalinya dengan keahlian dalam bidang teknologi dan juga entrepreneur


Tapi, permasalahannya adaalah, bagaimana membuat pembelajaran yang terasa berat dan membosankan itu menjadi begitu menyenangkan dan mudah diingat?




Dari sinilah akhirnya saya menemukan setitik cahaya dalam kegundahan yang saya alami. Kemarin Sabtu 15 Januari 2022, saya mengikuti webinar menarik yang diadakan oleh Ecofun Indonesia dengan topik Creativity Economy Education Through Game-Based Learning (CREATONME): Active Your Creative Skill


Apa itu Ecofun Indonesia?


Sumber: Ecofun Indonesia

Ecofun Indonesia merupakan perusahaan sosial pemenang penghargaan inernasional yang bergerak dalam bidang sains komunikasi, pendidikan lingkungan, dan game-based learning. Terdiri dari sekumpulan ibu-ibu, Ecofun Indoensia memiliki bisnis pengembangan produk dan layanan edukasi berbasis board game


Banyaknya anak mengalami kesulitan saat belajar dengan metode menghafal inilah yang membuat Ecofun Indonesia memilih media board game sebagai media pembelajaran. Selain sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, manfaat board game sendiri ternyata cukup banyak. 


  • Terjalinnya kolaborasi, 

  • Pemecahan masalah, 

  • Komunikasi antar pemain, 

  • Kepemimpinan, 

  • Berpikir kritis, dan 

  • Pemecahan konflik.


Program Creatonme



Dalam pengembangan produknya, Ecofun Indonesia membuat program pemberdaya pemuda (Empowering Youth) bernama Creatonme yang bekerja sama dengan Maybank Foundation dan ASEAN Foundation. Program Creatonme ini adalah program edukasi ekonomi kreatif yang terdiri dari rangkaian
training of trainers, workshop simulasi game selama 8 hari, dan webinar skala ASEAN. 


Dalam indistri kreatif, program ini memiliki misi untuk memberikan seperangkat keahlian terkait gamifikasi seperti game design, berpikir kreatif, dan pemecahan masalah (problem solving). 


Creatonme menargetkan anak-anak muda yang memiliki ketertarikan pada desain board game, mulai SMA hingga kuliah. Kegiatan yang akan mereka lakukan dalam program pun cukup menarik. Awalnya mereka akan bermain board game untuk pengenalan, baru setelahnya mereka akan belajar merancang board game. 


Dukungan Kemeparekraf dan ASEAN Foundation



Menurut Policy Brief Pengembangan Ekosistem Industri Game yang Kolaboratif (LIPI, Kominfo, AGI), permasalahan utama dalam pengembangan industri game nasional adalah 66% pengembang game mengalami kegagaln produksi yang dikarenakan oleh kurangnya dana, SDM, dan masalah teknis. 


Padahal, Indonesia merupakan pasar game terluas nomor 16 di dunia dan memiliki pertumbuhan yang cepat. Dalam hal ini, Kemenparekraf mendukung pengembangan game nasional dengan program-program yang menarik seperti internship dan pendanaan project yang bisa teman-teman cek di laman media sosial Kemenparekraf. 


Syaifullah selau Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf pun menyarankan anak muda lebih mengikuti tren dan mulai mempelajari bagaimana menjadi enterpreneur supaya tidak tergantung bekerja pada orang lain dan justru menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. 




Selain Kemenparekraf, ASEAN Foundation juga memberikan dukungan berupa program beasiswa dan juga intership. Kesempatan seperti ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan karena dapat berkolaborasi dengan banyak pemuda di ASEAN. 


“Daripada berjalan sendiri-sendiri, akan lebih baik kalau kita berkolaborasi” - Dr. Yang Mee Eng, Direktur Ekskutif ASEAN Foundation. 


Prototype Board Game


Di luar dugaan saya, ternyata webinar ini bukan hanya menjelaskan mengenai porgram Creatonme, melainkan juga sesi presentasi hasil program tersebut. Terdapat 3 grup yang sudah siap dengan konsep board game mereka. Yang membuat saya terkesima lagi adalah mereka ternyata memang masih duduk di bangku SMA. 

  • Water Trip



Pembuatan game Water Trip oleh tim Aditya Aji dkk merupakan game yang mengusung tema air. Permainan ini dilatar belakangi oleh kurangnya akses air bersih yang menyebabkan tingginya angka kematian tiap tahunnya hingga mencapai 485.000/tahun (WHO, 2017).


Dalam permainan ini akan terbagi menjadi dua tim, yaitu Bad Team dan Good Team. Di mana Good Team bertugas untuk membuat instalasi pengolahan air (IPA) bersih di 4 negara berbeda. Sedangkan Bad Team bertugas untuk menaikkan level pH hingga level maksimal. 

Selain tugas tim, game ini juga memiliki quiz yang berisi pengetahuan mengenai air

  • Worka



Game Worka yang dibuat oleh tim Salman Adurrahman, dkk, merupakan game yang mengusung tema pekerjaan. Game ini dibuat karena masih banyaknya masyarakat yang memiliki pekerjaan yang dianggap kurang layak. 


Dengan adanya game ini membuat topik mengenai profesi dapat dibicarakan lebih menarik. Harapannya mereka yang duduk di bangku SMA pun akan lebih mengetahui keahlian yang dibutuhkan dalam profesi tertentu dan tidak akan salah memilih profesi karena kurangnya informasi.  

  • Ijime


Rendahnya pengetahuan mengenai bullying merupakan alasan dibuatnya board game Ijime ini. Permainan yang dapat dimaikan oleh pelajar SMP dan SMA ini akan bermain dengan contoh kasus bullying di lingkungan sekolah, kehidupan sosial, dan dunia maya. 


Dalam pembuatannya, grup Ijime telah melakukan konsultasi dengan psikolog terkait. Harapannya, setelah bermain board game ini pemain akan dapat membedakan jenis bullying dan mampu meningkatkan kesadaran di kehidupan sehari-hari.

  • Nusantara Hunt Culture


Berbeda dengan ketiga board game sebelumnya, Rifqi dkk membuat board game 'Nusantara Hunt Culture'. Sesuai namanya, board game ini mengusung tema budaya yang bertujuan pengenalan budaya Indonesia pada masyarakat dunia. 


Permainan yang dapat dimainkan anak usia 10-16 tahun ini, selain untuk memperkenalkan budaya Indonesia, permainan ini juga dibuat supaya anak-anak tidak lupa dengan budaya warisan Indonesia yang perlahan mulai terkikis.


Arcanum Hobbies



Selain presentasi hasil program Creatonme, dalam webinar ini juga mengundang pembicara dari kamunitas board game yang ada di Jakarta, Arcanum Hobbies.


Arcanum Hobbies merupakan komunitas board game yang berada di Jakarta Selatan. Berawal dari hobi mengumpulkan board game, Galih (founder Arcanum Hobbies) menjadikan garasi rumahnya sebagai tempat berkumpul. Yang mula-mula hanya tetangga dan temannya, semakin lama pengunjung Arcanum Hobbies semakin banyak dari berbagai daerah. 


Semakin besar antusias yang didapatkan dalam komunitas inilah yang pada akhirnya membuat Arcanum Hobies tumbuh semakin besar hingga memiliki program Office Play Time. Bukan hanya itu, kini Arcanum Hobbies juga memiliki Arcanum Academy yang di dalamnya mereka akan dimentori oleh orang-orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. 


Gamify Your Classroom


Bermula dari kegemarannya bermain, Septi Peni Wulandari (aktivis sosial), mendirikan sekolah dengan cara pengajaran yang unik. 


Memahami kebosanan anak dengan tuntutan menghafal, Septi membuat sekolahnya berbeda dengan sistem pembelajaran yang berbasis permainan. Dengan metode ini guru menjadi sosok teman belajar dan juga teman diskusi yang asyik. 


Adanya metode ini membuat anak-anak menjadi jauh lebih antusias untuk berangkat sekolah dan bahkan nggak lagi menghindari PR. Di sekolahnya, Septi menerapkan hari Jumat sebagai hari board game di mana anak-anak akan bisa bermain board game dengan tema tertentu terkait pelajaran. Metode ini tentu membuat anak-anak lebih mudah memahami pelajaran dan juga mampu meningkatkan kreatifitas anak. 


The conclusion is….


Meski perlahan sudah beralih ke dunia digita, termasuk permainan, ada satu hal yang tidak dapat tergantikan dengan permainan digital, yaitu physical touch yang dapat dirasakan saat bermain board game bersama.


Selain manfaat dan keseruannya, board game menjadi media yang menarik digunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Terlebih board game yang memiliki nilai edukasi di dalamnya. Hal-hal yang terasa berat dan membosankan pun akan dengan mudah dan cepat untuk dipelajari anak-anak melalui board game.


Sebagai media pembelajaran yang baik dan menyenangkan, board game ini juga perlu dibuat sebaik mungkin supaya tujuan permainan tersampaikan dengan baik. Dari sinilah perlunya peran program Creatonme di masyarakat.


Program Creatonme ini merupakan program yang sangat menarik. Bukan hanya dituntun untuk membuat permainan yang menarik, para peserta juga akhirnya belajar mengenai isu lingkungan seperti kurangnya air bersih yang menyebabkan tingginya angka kematian, isu bullying yang masih kerap terjadi di sekolah, banyaknya pekerja yang merasa tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan atau bahkan bekerja tidak sesuai dengan jurusan kuliah, dan juga memperkenalkan isu budaya pada masyarakat mancanegara. 


Selain membuat board game, pada akhirnya para peserta akan memiliki skill terkait yang akan bermanfaat sebagai bekal ke depannya, seperti merealisasikan ide, kreatifitas, berpikir kritis, hingga menyelesaikan masalah.


Dari webinar ini saya jadi tertarik untuk membuat board game sendiri yang sesuai dengan pelajaran adik saya yang masih SD hihi. Mungkin seperti board game dari game Among Us yang sempat viral kemarin ini.


deamerina
Hai! Selamat datang di blog saya. Silahkan menyelami kegiatan yang saya lakuakn yang berhubungan dengan menulis dan fotografi hihi

Related Posts

29 comments

  1. Wow keren. saya sangat mendukung jika ada banyak perusahan yang membuat sesuatu yang mengedukasi. Semoga Ecofun Indonesia terus maju dan konsisten

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mbak. semoga aja semakin banyak produk-produk edukasi yang menyenangkan 😁

      Delete
  2. dari sini ternyata kita bisa belajar banyak hal sembari bersenang2 ya, dan perlu juga ajarkan pada anak2 kita biar mereka juga tahu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas. kalo boardgame enaknya anak-anak nggak bakalan bosen karena ngerasa happy 😁

      Delete
  3. Sy jg ngerasa kurang skil banget tpi tetap berusaha nimba ilmu buat jd manusia lebih baik dn bermanfaat. Moga creatone ini bisa jd salah satu skill yg beemanfaat buat anak sy kelak

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi sama mbak aku pun juga nggak mau kalah sama yang muda 😁

      Delete
  4. Baru tahu soal creatone. Tapi sebagai orang dewasa, saya juga merasa lebih senang belajat melalui permainan. Apalagi kalo pas ikut diklat, perlu banget belajar model begini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah iya mbak aku pun juga yang udah gede pasti doyan diajak main game. wah iya bener tuh mbak bisa banget di rekomenin ke pihak yang bersangkutan biar lebih fun 😁

      Delete
  5. keren nih acaranya
    wah mau dong mbak aku ikutan kapan kapan hahah
    aku suka banget maen board game ini
    seru banget emang bisa asah otak sekaligus menambah teman
    buat edukasi juga bisa
    sementara ini yang banyak di kelas-kelas cuma quiziz aja sih padahal banyak banget kalau mau dikembangkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha aku kelar ikut webinar ini langsung cari komunitas board game di kotaku mas. dan ternyata adaaaa! haha baru tahuu. ntar kalo situasi udah aman mau ngajakin adek ke sana hee 😁

      Delete
  6. Dengan metode board game ini Saya yakin generasi muda Kita bakal lebih mudah mengasah otak, Karena belajar menjadi menyenangkan.

    Salam blogger Dan Salam Hoki

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju banget kak! semoga kurikulum pendidikan kita makin fun buat anak-anak 😁

      Delete
  7. Heiii meriii, salam buat Godi yaa, yuk pankapan main bareng Sabil wkwkwk. Btw aku juga seneng ngajarin anakku pake game, emang dia lebih cepet nyantol daripada duduk diem trus aku ajarin

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak Anggiiii! haha yuk boleh pankapan. tapi adekku nih rada rewel kalo diajak kegiatan outdoor lama hehe
      jangankan anak kecil mbak, yang gede juga bosen kalo kebanyakan duduk diem 😁

      Delete
  8. Seru nih main board game sambil belajar tentang isu-isu di sekitar kita seperti perundungan dan makin langkanya air bersih. So fun and full of lesson learn

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget paaak! aku pun merasa happy kalo edukasinya lewat board game hehe😁

      Delete
  9. Keren ya program yang dibuat olrh Creatonme ini. Program edukasi ekonomi kreatif yang memicu banyak para kreator berpikir kreatif bagaimana menghasilkan karya terbaik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju banget mbak. jadi banyak banget skill yang terasah dari pembuatan game ini plus menghasilkan karya yang bermanfaat

      Delete
  10. Hayuuk dicoba bikin board game-nya, Kak^^

    ReplyDelete
  11. Creatonme keren banget sih programnya. Tertarik sama Water Trip nih, sekalian edukasi penggunaan air buat anak-anak yah. Semoga semakin banyak board game edukatif kek gini.

    ReplyDelete
  12. Wah-wah menarik programnya. Yaps, Creatonme ini bisa jadi pemutus stigma negatif kalau game itu hanya untuk buang-buang waktu saja. Sejatinya game pun bisa bermanfaatnya untuk proses belajar yang tidak membosankan

    ReplyDelete
  13. Gara-gara pandemi, sepertinya para pendidik makin kreatif dalam memberikan edukasi yaaa, kereeen! Enggak nyangka board game yg aku tau dulunya kayak monopoli doang sekarang makin beraneka ragam dan bermanfaat!

    ReplyDelete
  14. Program yg sangat menarik nih. Memberikan edukasi kepada anak melalui board game seperti ini pasti materi lebih cepat tersampaikan

    ReplyDelete
  15. program yang bagus, sangat mengedukasi, menggunakan board game sebagai media, semoga menginspirasi selalu kak...

    ReplyDelete
  16. Setuju banget, hal yang tidak dapat tergantikan dengan permainan digital, yaitu physical touch. Permainan semacam ini pernah saya dapatkan juga dari subsidi pemerintah pas masa SMA, waktu itu buat komunitas ekskul ttg edukasi genre dan kesehatan reproduksi. Semoga makin banyak permainan dengan konsep board game gini..

    ReplyDelete
  17. Konsep game nya keren. Coba aja dulu jaman aku kecil ada beginian, pasti seru banget. Hehe

    ReplyDelete
  18. Jadi ingat ini saya di rumah juga punya ular tangga raksasa, yg mainnya kita sebagai pionnya. Hehehe. Kreatif ya creatonme ini. Boardgame jadi makin viral dan edukatif.

    ReplyDelete
  19. Modofikasi permainan ular tangga... :D
    Menarik sih ini, berguna banget tuk anak2..

    ReplyDelete
  20. Jadi pengen juga buat permainan yang mengedukasi. Jadi sambil belajar kita juga bahagia. Tidak seperti dulu belajarnya harus dari baca buku, ke perpustakaan, les dan lain-lain. Kalau dengan permainan dengan gaya baru dan menyenangkan, serta hasilnya sama atau bahkan lebih baik dari mode jaman dulu, kenapa tidak kita buat, pakai, dan kita manfaatkan kan yaa? Nice kak.

    ReplyDelete

Post a Comment